Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Harisson Buka Diseminasi Penjaminan Mutu Pendidikan, Sebut Kualitas Pendidikan Kunci Indonesia Emas 2045

A'an • Senin, 9 Desember 2024 | 10:12 WIB

 

DISEMINASI: Pj Gubernur Harisson memukul gong saat membuka Diseminasi Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Kalbar Tahun 2024, Kamis (5/12). 
DISEMINASI: Pj Gubernur Harisson memukul gong saat membuka Diseminasi Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Kalbar Tahun 2024, Kamis (5/12). 

PONTIANAK - Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), Harisson mengungkapkan, dengan memanfaatkan potensi bonus demografi dan kemajuan teknologi, mutu pendidikan diharapkan dapat terus ditingkatkan demi mendekatkan negara ini pada visi Indonesia Emas 2045.  

“Ya mutu pendidikan merupakan kunci utama dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Pendidikan yang berkualitas dapat membentuk generasi yang kreatif, inovatif, berkarakter dan siap menghadapi perubahan global,” katanya saat membuka acara Diseminasi Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Kalbar Tahun 2024 di Hotel Golden Tulip, Kamis (5/12) malam.

Harisson juga mengatakan bahwa akar kemajuan kualitas pendidikan sangat erat kaitannya dengan kualitas tenaga pendidik atau guru.

 Peran guru menurutnya sangat penting dalam mewujudkan pendidikan untuk Indonesia Emas. Ia berharap guru harus lebih kreatif, inovatif, dan inspiratif dalam mendesain kegiatan pembelajaran yang bermutu.

“Dalam konteks ini, selain peningkatan kualitas pendidikan, saya rasa peran guru juga menjadi sangat penting untuk memastikan bahwa negara dapat maju dan sejahtera. Makanya, kesejahteraan para guru juga harus diperhatikan. Intinya, kalau guru sejahtera maka pendidikan akan maju,” ujarnya. 

Dalam kesempatan itu, Harisson turut menekankan agar Dinas Pendidikan segera bersiap-siap menyesuaikan kebijakan kementerian, yakni dengan menyusun kurikulum yang harus disesuaikan dengan kebutuhan lokal, namun tetap mengacu pada standar nasional dan internasional. 

“Hal lain adalah dukungan internet stabil dan infrastruktur pendukung. Untuk mendukung implementasi program ini, ada baiknya kita berkolaborasi dengan dunia usaha serta industri yang lebih kompeten dan berpengalaman dalam pengembangan teknologi, baik hard skill maupun soft skill," imbuhnya.

Terakhir dalam sambutannya, Harisson menyampaikan bahwa penguatan sistem penjaminan mutu pendidikan harus dijalankan dengan optimal. Menurutnya, semua inisiatif harus diawasi dan dievaluasi secara berkala untuk memastikan efektivitasnya. 

“Monitoring dan evaluasi perlu dilakukan secara berkala untuk memastikan bahwa kebijakan yang kita buat benar-benar efektif, dan memberikan dampak positif. Oleh karenanya, penjaminan mutu pendidikan merupakan tanggung jawab bersama, baik dari pihak dinas pendidikan, BPMP maupun masyarakat. Outcome pendidikan bermutu dapat dilihat dari dimensi pola pikir maju, kemandirian dan sikap yang baik,” tutupnya.(bar/r)

Editor : A'an
#pendidikan #harisson #Indonesia Emas 2045