PONTIANAK - Bantuan bedah rumah yang diserahkan langsung oleh Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Harisson, dan Pj Ketua TP -PKK Kalbar Windy Prihastari untuk keluarga balita tanpa tempurung kepala, Qori Ramadan di Kabupaten Mempawah telah rampung dibangun. Bantuan bedah rumah tersebut diberikan melalui program rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang berkolaborasi dengan TP-PKK Kalbar, untuk membenahi rumah Mulyadi yang merupakan orang tua dari Qori.
Sebelumnya, Harisson dan Windy sudah dua kali berkunjung ke rumah Qori. Untuk kunjungan kedua, Harisson dan Windy sekaligus membawa kado bedah rumah untuk keluarga Qori yang beralamat di Desa Sungai Rasau, pada Minggu 28 Januari 2024 lalu.
Bantuan itu diberikan dalam rangkaian momen Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Pemprov Kalbar, dan tindak lanjut dengan penandatangan kerjasama antara TP-PKK Kalbar dengan Dinas Perkim Kalbar untuk program bedah rumah.
Menyampaikan ucapan terima kasih dari kedua orang tua Qori Ramadan yakni Mulyadi dan Sarkiyah, Kepala Dinas Perkim Kalbar Yosafat Triadhi Andjioe menyampaikan kepada Pj Gubernur, dan Pj Ketua TP-PKK Kalbar. Karena selain memberikan bantuan bedah rumah, juga ada bantuan lainnya yang diberikan saat berkunjung beberapa waktu lalu.
“Terima kasih Pak Gubernur dan Ibu (Pj Ketua TP-PKK Kalbar), yang sudah menyerahkan bantuan rumah buat Qory penyandang disabilitas dan ibunya Sarkiya, dan saat ini pembangunannya sudah selesai direhab,” ungkap Yosafat.
Yosafat menyampaikan total bantuan RTLH yang diberikan sebesar Rp20 juta. Yang mana bantuan itu menggunakan APBD Kalbar, dengan pembagian Rp17 juta untuk pembelian material, dan Rp3 juta untuk upah tukang.
“Jadi upah tukang itu dialihkan ke material, biar lebih maksimal dari mereka, karena biasanya ini hanya untuk rehab, tapi kali ini bangun baru biar lebih maksimal. Orang tua Qori sendiri yang langsung menukang untuk pembangunannya, karena memang beliau bisa menukang,” pungkasnya.
Sebelumnya, Pj Gubernur Kalbar Harisson menjelaskan bahwa kondisi ayah Qori ini kebetulan bekerja sebagai tukang, dengan penghasilan rendah. “Kebetulan bapaknya (Qori Ramadan) berpenghasilan rendah dengan bekerja sebagai tukang. Jadi bapaknya kadang kerja, kadang tidak. Untuk itu kita berikan bantuan bedah rumah ini, supaya nanti keluarga ini lebih mampu untuk merawat anaknya,” ujar Harisson.
Seperti diketahui, Qori yang saat ini berusia dua tahun, mengalami anensefali atau terlahir tanpa beberapa bagian otak dan tulang tengkorak. Sebelumnya, Qori Ramadan sempat menjalani pengobatan di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, selama sekitar satu tahun empat bulan.
Selanjutnya, Qori akan menunggu usia delapan tahun untuk menjalani operasi secara utuh. Selama menjalani pengobatan, Qori didampingi kedua orang tuanya Mulyadi dan Sarkiyah. “Jadi Qori ini diminta menunggu hingga usia delapan tahun. Setelah usia delapan tahun, Qori sudah lebih siap untuk menjalani operasi secara utuh,” ujar Harisson.
Selain itu, program bedah rumah tersebut juga sebagai komitmen Pj Ketua TP-PKK Kalbar untuk mendukung suplai data dari program perbaikan RTLH untuk masyarakat di Kalbar.
Komitmen itu juga dibuktikan oleh Windy yang sudah turun langsung bersama dengan Kepala Dinas Perkim Kalbar Yosafat Triadhi Andjioe untuk menyalurkan bantuan bahan pokok, dan sekaligus melihat langsung tiga rumah warga yang masuk dalam program RTLH Dinas Perkim Kalbar itu.
Kemudian ini juga merupakan tindak lanjut dari Rapat Koordinasi (Rakor) bersama antara Dinas Perkim Kalbar bersama TP-PKK dari 12 kabupaten/kota di Kalbar, terkait dalam kolaborasi untuk pendataan RTLH di Kalbar yang digelar di Hotel Alimore, Kabupaten Kubu Raya, Selasa 3 Desember 2024.
Selain itu, kolaborasi ini merupakan tindak lanjut dari Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pelaksanaan New Posyandu, khususnya di bidang Perumahan Rakyat (PU).
Saat meninjau tiga rumah yang tengah proses dibangun itu, Windy Prihastari juga sekaligus secara simbolis menempel stiker RTLH di tiga rumah warga Sejegi Mempawah. Termasuk juga rumahsalah satu warga bernama Amoy di RT 01/RW 03, Gang Keluarga, Desa Nusapati, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah yang juga sudah rampung dibangun. (bar/r)
Editor : A'an