PONTIANAK - DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Kalimantan Barat menggelar pendidikan politik wawasan kebangsaan dan bela negara, Senin (23/12) sore. Tujuan kegiatan tersebut, untuk menyatukan visi misi PAN ke depan pasca pelaksanaan pemilu dan pilkada di Kalbar.
Ketua DPW PAN Kalbar Boyman Harun didampingi Ketua Fraksi PAN DPRD Provinsi Kalbar Zulfydar Zaidar Mochtar menuturkan kegiatan ini merupakan rangkaian program kerja PAN sebagai upaya menyatukan visi misi PAN ke depan pasca pesta demokrasi yang sudah dilalui belum lama ini.
Dia menuturkan, hasil pemilu dan pilkada sudah didapatkan dan PAN mampu menempatkan anggota legislatif di tataran kabupaten, kota, provinsi dan pusat. Kemudian kader PAN juga menempati posisi strategis menjabat sebagai kepala daerah dan wakilnya.
Dengan memiliki kader-kader hebat, PAN Kalbar akan menyusun program kerja ke depan. Tujuannya agar lebih bisa memberikan nuansa baru kepada masyarakat dari jabatan yang diamanahkan oleh para kader PAN ini.
Boyman menekankan pada semua kader PAN, untuk melaksanakan tugas dan fungsinya di segala lini. Terpenting adalah kader PAN mesti melaksanakan tugas keanggotaannya untuk kepentingan masyarakat. “Ini yang nomor satu,” tekannya.
Kemudian kader PAN diminta melaksanakan tugas sesuai fungsi dan arahan dari Ketum PAN. Kebetulan saat ini Ketum PAN menjabat sebagai Menko Pangan. Sesuai instruksi presiden ke depan tak ada lagi impor beras, gula, garam hingga jagung.
Amanat dari presiden ini menjadi tanggung jawab semua kader PAN untuk mendukung programnya. Caranya para kader harus berjuang mulai dari tingkat desa, kecamatan, kota, kabupaten hingga provinsi dalam mendukung program ini.
Pada kesempatan itu, dia juga melakukan evaluasi hasil dari pilkada. Secara keseluruhan kinerja kader PAN di 14 kabupaten kota di Kalbar sudah berjalan sesuai harapan.(iza)
Editor : A'an