Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Lantik 12 Pejabat Fungsional, Pj Wako Pontianak: Tenaga Pendidik Harus Jadi Panutan Murid

Miftahul Khair • Sabtu, 4 Januari 2025 | 14:07 WIB
PELANTIKAN: Pj Wali Kota Pontianak Edi Suryanto menandatangani berita acara pelantikan pejabat fungsional.
PELANTIKAN: Pj Wali Kota Pontianak Edi Suryanto menandatangani berita acara pelantikan pejabat fungsional.

PONTIANAK - Penjabat (Pj) Wali Kota Pontianak, Edi Suryanto melantik 12 pejabat fungsional terdiri dari tujuh pengawas sekolah dan lima fungsional guru di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak. Edi berharap, para pendidik terdepan memberi teladan kepada anak-anak pelajar.

“Sebagai pengajar dan pendidik harus menjadi contoh yang baik. Kalau pengawas, ikut memberi contoh kepada para guru dan kolaborasi dengan kepala sekolah. Ke depan kami harap para guru bisa jadi panutan bagi setiap murid,” tuturnya usai pelantikan di Aula Sultan Syarif Abdurrahman (SSA) Kantor Wali Kota, Jumat (3/1).

Kemajuan pendidikan Kota Pontianak terus bertumbuh berkat kerja keras setiap pihak dalam sektor pendidikan. Hal itu tampak dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Pontianak yang mencapai 82,22. Edi menyebut, pihaknya berkomitmen untuk mempertahankan bahkan meningkatkan angka tersebut.

“Mutu pendidikan di Kota Pontianak semakin meningkat. Buktinya bisa dilihat dari perguruan tinggi negeri yang bagus semakin banyak,” ungkap Pj Wali Kota.

Selain mendorong dari segi intelektual, Edi menekankan pentingnya pendidikan karakter bagi pelajar. Menurutnya, penentu keberhasilan suatu individu adalah sikap dan berakhlak mulia.

“Tidak kalah pentingnya adalah karakter. Jadi, akhlaknya. Guru dan pengawas harus mendorong murid-murid berakhlak mulia,” sebutnya.

Edi menilai, pendidikan memegang beban dalam pembangunan suatu bangsa maupun daerah. Pemkot Pontianak lewat dinas terkait senantiasa menjaga mutu pendidikan dengan berbagai program. Tugas guru ke depan akan melewati berbagai tantangan. Terjadinya transformasi pendidikan yang mendasar di sekolah maka membuat peran pengawas dan guru mengalami transformasi.

“Pengawas sekolah gunakan mode klinis, artistik yang kolaboratif dan substansial, sedangkan guru dituntut meningkatkan kompetensi profesional serta mampu berinteraksi dengan orang tua,” pungkasnya. (iza/r)

Editor : Miftahul Khair
#pejabat fungsional #pendidikan karakter #tenaga pendidik