Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Komisi III Minta Investor Tanamkan Modal ke Bank Daerah

A'an • Senin, 6 Januari 2025 | 16:13 WIB
Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), Syarif Amin Muhammad.
Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), Syarif Amin Muhammad.

PONTIANAK - Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), Syarif Amin Muhammad berharap para investor yang menanamkan modalnya di Kalbar dan memperoleh untung dapat berinvestasi atau membuka rekening ke Bank Daerah yakni Bank Kalbar sebagai bentuk penghargaan kepada daerah. Ini disampaikannya karena ikon daerah bank daerah belum sepenuhnya membumi untuk para investor yang ada di sini. "Kan Kalbar sudah memberikan cuan luar biasa dari sektor alam dan lainnya. Tidak salah rasanya investor swasta juga ikut membenamkan dananya ke bank daerah, sebagai bentuk penghargaan bagi Kalbar juga," ucapnya, Senin (6/1) di Pontianak.

Amin mengatakan bahwa Bank Kalbar sendiri adalah bank daerah ikonik bagi provinsi Kalimantan Barat. Tak sedikit reward yang diperoleh baik dari pemerintah pusat, daerah hingga Lembaga independen lainnya. "Ini luar biasa dari segi modal dan faktor lain, bank daerah kita memenuhi target," ucapnya.

Selain itu, sebagai bank daerah bahwa Bank Kalbar juga memiliki hutang paling kecil, jika dibandingkan bank daerah lain atau bank konvensional lainnya. DPRD Kalbar khususnya Komisi III mengapresiasi langkah-langkah dan kinerja manajemen dalam pengendalian permodalannya. "Patut diapresiasi langkah-langkah ini. Makanya kami, berharap dengan melihat kinerja bank daerah, para investor swasta dapat berinvestasi," kata dia.

Politisi NasDem Kalbar juga menyebutkan bahwa perlu diketahui publik adalah dividen bank Kalbar ke Pemprov Kalbar, sebagai pemegang saham terbesar tak kecil. Untuk tahun 2024 saja, hamper 120 miliar diberikan sebagai PAD dari penyertaan modal belum lama ini. Tentunya menjadi kebanggaan masyarakat Kalbar dan daerah ke depan, agar iklim investasi terus mendorong pertumbuhan bank daerah.

Di sisi lain, DPRD Kalbar juga mendorong Pemprov Kalbar menjadi terus pengendali dengan memegang saham terbesar lewat persetujuan DPRD Kalbar. Tentunya dalam bentuk penyertaan modal hingga lima tahun sebanyak Rp375 miliar dapat disetujui. Jika dikalkulasikan dana modal Pemprov sendiri sudah mencapai Rp1 triliunan lebih sampai 5 tahun ke depan. "Tentunya menjadi kebangaan kami (Komisi III) dengan penambahan modal di Bank Kalbar, kinerjanya dapat lebih baik lagi dan terus meningkat," ucapnya.

Bukan hanya soal penyertaan modal, Komisi III juga memberikan masukan bahwa bank daerah harus terus dibangun besar. Tak hanya soal kredit tetapi digitalisasi kedepannya harus lebih baik. Kalau perlu menyamai pelayanan seperti Bank BCA yang terkenal dengan kesopanan dan kesantunannya.

"Menyamai seperti BCA memang butuh modal besar, usaha besar juga, tetapi terpenting adalah bagaimana sumber daya manusia di Bank Kalbar terus dibangun, inovatif dan memiliki banyak dari manajemen kedepannya," pungkas dia.(den)

Editor : A'an
#Syarif Amin Muhammad #bank daerah