Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Pemprov Kalbar Sambut Baik Kehadiran DPW Tani Merdeka Indonesia

A'an • Senin, 13 Januari 2025 | 10:14 WIB

 

DPW TMI: Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kalbar, Florentinus Anum foto bersama usai mewakili pemprov menghadiri pengukuhan jajaran pengurus DPW TMI Kalbar, Sabtu (11/1).
DPW TMI: Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kalbar, Florentinus Anum foto bersama usai mewakili pemprov menghadiri pengukuhan jajaran pengurus DPW TMI Kalbar, Sabtu (11/1).

Dukung Percepatan Swasembada Pangan di Kalbar

PONTIANAK POST - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat (Kalbar) mendukung kehadiran Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kalbar yang siap mengawal program presiden di sektor pertanian. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kalbar, Florentinus Anum saat menghadiri pengukuhan dan pelantikan jajaran pengurus DPW TMI Kalbar oleh Ketua Umum (Ketum) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) TMI, Don Muzakir di Hotel Alimoer, Kabupaten Kubu Raya, Sabtu (11/1).

 “Jadi ini salah satu organisasi yang namanya Tani Merdeka Indonesia, ini dibentuk di semua daerah dalam rangka membantu kita (pemerintah) mempercepat merealisasikan upaya-upayadalam swasembada pangan di Kalbar,” ungkap Anum. 

Ia berharap DPW TMI Kalbar bisa bersinergi untuk bersama-sama merealisasikan tujuan swasembada pangan di Kalbar. Karena tujuan dari organisasi tersebut adalah membantu bersama petani dalam rangka menjalankan program-program pemerintah. “Bersinergi bersama kita menjalankan program pemerintah dalam rangka mewujudkan swasembada pangan di Kalbar. Bersama-sama kita membangun Kalbar ini,” ujarnya. 

Lebih lanjut Anum menjelaskan komoditas yang potensial mencapai swasembada pangan di Kalbar di antaranya adalah padi dan jagung. Pihaknya sudah membuat skenario bersama kementerian terkait untuk mewujudkan lahan pertanian seluas 650 ribu hektare. 

“Ini kalau terwujud tentu membutuhkan sumber daya semuanya, benih, alat-alat penanaman, petani harus dibantu itu yang kami harapkan. Itu yang akan menjadi andalan kita untuk padi, supaya kita bisa swasembada pangan di Kalbar,” paparnya. 

Menurutnya, dari luas tanam di Kalbar yang totalnya sekitar 340 ribu hektare, di tahun 2025 ini ditargetkan bisa ditingkatkan menjadi sekitar 650 ribu hektare. “Itu menjadi tantangan kita agar bisa terwujud. Kita juga harus mengupayakan benihnya. Kita bersama-sama kementerian akan mewujudkan itu,” pungkasnya. 

Di tempat yang sama, Ketum DPP Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir secara tegas mengingatkan kader TMI di seluruh wilayah untuk tidak menyusahkan para petani. Dirinya pun secara keras mewanti-wanti kader TMI agar tidak mengambil keuntungan dari berbagai program pemerintah yang diperuntukkan kepada petani.

"Tani Merdeka ini jangan menyusahkan petani, mungkin ada organisasi-organisasi yang memanfaatkan petani untuk mengambil program habis itu diminta uang dari petani, kami akan mengontrol itu. Kami diperintahkan Pak Prabowo dan Pak Sudaryono sebagai Wakil Menteri Pertanian untuk mengawal mengawasi setiap bantuan dari pemerintah, jangan sampai diperjualbelikan," ungkapnya. 

Don Muzakir pun bersyukur kepengurusan TMI di 14 kabupaten/kota se-Kalbar telah terbentuk. Keberadaan organisasi TMI menurutnya untuk menggenjot dan mengawal program Presiden Prabowo lima tahun ke depan agar program-program tersebut betul-betul sampai ke tengah masyarakat. "Tugas kami mengawal dan menjalankan setiap jengkal program pemerintah Pak Prabowo lima tahun ke depan," jelasnya.

Dirinya mengungkapkan TMI berkomitmen mendukung para petani dalam menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi sehari-hari, seperti perubahan iklim, fluktuasi harga komoditas, serta permasalahan lainnya yang terkait dengan dunia pertanian.

Lalu, keberadaan TMI juga memiliki tujuan untuk meningkatkan pendapatan petani dengan memberikan akses ke pasar yang lebih baik, pelatihan tentang praktik pertanian modern dan teknologi pertanian yang inovatif. "Organisasi ini juga berfokus pada pengembangan keberlanjutan lingkungan dan mendukung praktik pertanian ramah lingkungan untuk melindungi sumber daya alam dan menjaga keseimbangan ekosistem," ungkap Don Muzakir.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina DPW TMI Kalbar Daud Yordan mengungkapkan, komitmen pihaknya untuk terus bergerak menjadi wadah bagi para petani di Kalbar mencapai kesejahteraan. Dirinya memastikan DPW TMI Kalbar akan bergerak bersama-sama masyarakat mencapai berbagai target program.

"Melalui wadah TMI kami akan bergerak dengan program-program yang akan kami jalankan bersinergi dengan pemerintah, semua stakeholder harus bersama-sama sehingga program ini bisa berjalan," jelas Daud Yordan.

Kemudian, Ketua DPW TMI Kalbar Muhammad Saupi menjelaskan pasca pelantikan pihaknya akan bergerak mensinkronkan kepengurusan tingkat kabupaten/kota, kecamatan hingga desa-desa. DPW TMI Kalbar pun menurutnya akan menginventarisasi kelompok-kelompok tani di seluruh kabupaten/kota. "Kami akan menginventarisasi kelompok-kelompok tani karena basis kami adalah kelompok tani, yang menjadi tujuan utama kami menyejahterakan petani," tutupnya.(bar)

Editor : A'an
#DPW TMI Kalbar #pemprov