PONTIANAK POST - Perayaan Imlek dan Cap Go Meh di Pontianak tahun 2025 bakal meriah. Masyarakat lokal maupun wisatawan dalam dan luar negeri akan disuguhkan rangkaian kegiatan yang menarik dan spektakuler pada tahun shio ular kayu ini. Tentunya tak ketinggalan atraksi naga terpanjang dari Vois Dragon Sport juga naga dan barongsai dari grup lainnya. Akan ada bagi-bagi jenggot naga keberuntungan dan berkat. Festival ini dipusatkan di Pontianak dimulai saat naga buka mata tanggal 13 penanggalan Imlek sampai dengan Cao Go Meh atau hari ke-15.
Ketua Vois Dragon Sport, Yandi mengatakan acara ini akan dimeriahkan sedikitnya 39 grup. Menurutnya, perayaan Imlek dan Cap Go Meh di Pontianak tahun ini akan sangat meriah. Kenapa? karena kondisi dan hiruk pikuk yang selama ini terjadi, misalnya ada Pilpres, Pilgub, Pilkada semua telah selesai dengan aman Sentosa dan damai. Sehingga tahun ini menjadi puncaknya, karena tahun kemarin tuh tidak diselenggarakan secara keseluruhan dan terfokus.
Ia berharap masyarakat yang ada di kota Pontianak khususnya, dapat merayakan Imlek dan Cap Go Meh di Kota Khatulistiwa ini. "Jangan pergi-pergi tapi Imlek lah disini. Rayakan. Terus kami juga mengundang semua yang dari domestik dan mancanegara untuk datang. Kenapa? karena kita mempersiapkan dengan sangat baik, salah satunya adalah pagelaran naga yang diselenggarakan oleh naga Vois yang paling panjang dan yang dinantikan setiap tahunnya," ujarnya.
Selain pawai naga, juga dihiasi ornamen-ornamen khas Imlek, termasuk adanya naga-naga bersinar. "Jadi itu sangat spektakuler yang bisa disaksikan di Jalan Gajah Mada. Nanti juga kami akan bagi-bagi jenggot naga keberuntungan dan berkat. Banyak sekali kami siapkan. Nanti di bagi-bagikan supaya seluruh masyarakat di Kota Pontianak ini mendapatkan berkah rezeki yang banyak sehat selalu dan sukses," jelasnya.
Menurut Anggota DPRD Kota Pontianak ini, tahun shio ular adalah tahun dimana semua bertumpu pada satu titik untuk bangkit sehingga elemen shio ular kayu ini memberitahu kepada semua orang bahwa harus bertumbuh dengan baik. "Jadi kita berharap dengan momentum ini, kita semua bertumbuh dengan lebih baik lagi," paparnya.
Yandi, mengimbau seluruh masyarakat agar menyaksikan pagelaran ini dengan tertib, menjaga keamanan. "Ikut menjaga ketertiban. Terus kita tunjukkan kepada semua baik lokal maupun internasional dan domestik di luar Kalimantan Barat dan Kota Pontianak, bahwa kita warga kota Pontianak yang ramah dan menyelenggarakan sebuah event dengan penuh keharmonisan," jelasnya.
Hal ini, lanjut Yandi semata-mata untuk menunjang dan menciptakan Kalimantan Barat Kota Pontianak sebagai tempat wisata yang sangat sangat elegan dan cocok untuk dikunjungi.
Yandi berharap, agenda ini bisa membangkitkan perekonomian di semua lapisan masyarakat. "Walaupun ini terkesan nuansa Imlek dan kegiatan Cap Go Meh masyarakat Tionghoa, tetapi ini adalah milik seluruh masyarakat di Kota Pontianak dan Kalimantan Barat. Kita emua berada dalam status keharmonisan satu bangsa, satu budaya dan kita berharap ini terus bisa dilestarikan dikembangkan lebih baik lagi lagi," ungkapnya.
Yandi mengatakan, di beberapa tempat pagelaran seperti tidak dilaksanakan semeriah yang dilaksanakan di kota Pontianak. Para penjelajah wisata ini akan mencari informasi itu. "Makanya kami dorong pemerintah sendiri harus lebih gencar yang mempromosikan kegiatan-kegiatan seperti ini sehingga dunia internasional pun tahu bahwa di Kota Pontianak ini ada kegiatan ini momen-momen tertentu," paparnya. (mrd)
Editor : A'an