Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

BPKP Turunkan Tim Kawal Program Makan Bergizi Gratis di Kalbar

Miftahul Khair • Sabtu, 18 Januari 2025 | 14:47 WIB
Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Barat Rudy M Harahap (kanan) mendampingi Pj Gubernur Kalbar Harisson saat meninjau kesiapan dapur mitra pelaksana program MBG di Pontianak.
Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Barat Rudy M Harahap (kanan) mendampingi Pj Gubernur Kalbar Harisson saat meninjau kesiapan dapur mitra pelaksana program MBG di Pontianak.

PONTIANAK POST - Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Kalimantan Barat Rudy M Harahap, menyatakan komitmennya untuk mendukung keberhasilan program prioritas nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kalimantan Barat dengan menurunkan tim dalam mendukung pelaksanaan program tersebut secara penuh.

"Program ini bertujuan untuk menyediakan makanan bergizi bagi siswa dari tingkat TK hingga SMA. Kami telah menurunkan tim sejak awal, mulai dari uji coba, launching, hingga mendukung pelaksanaannya secara penuh," kata Rudy, dikutip Antara, Jumat.

Rudy menjelaskan bahwa kehadiran BPKP bertujuan untuk memastikan program berjalan sesuai standar, mulai dari proses memasak di dapur hingga distribusi makanan ke sekolah-sekolah.

"Kami akan hadir memantau pelaksanaan program ini mulai dari ketika masak di dapur hingga proses penyediaan makanan, sehingga dapat memitigasi risiko-risiko yang kemungkinan muncul," tuturnya.

Dalam pelaksanaannya, program MBG dirancang dengan pengawasan ketat untuk menjamin kualitas makanan yang disajikan. Tim BPKP akan memantau berbagai tahapan, termasuk kesiapan dapur, standar kebersihan, dan kecukupan gizi makanan.

Menurutnya, BPKP juga berperan dalam mengidentifikasi potensi risiko dan memberikan rekomendasi untuk perbaikan. Dengan sinergi dari berbagai pihak, termasuk mitra penyedia makanan dan pemerintah daerah, diharapkan program ini mampu memberikan dampak positif bagi pemenuhan gizi anak-anak di Kalimantan Barat.

"Ini adalah program super prioritas Presiden Prabowo Subianto, sehingga pelaksanaannya harus maksimal. Kami akan memastikan seluruh proses berjalan sesuai harapan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," kata Rudy.

Dengan dukungan dan pengawasan dari BPKP, program MBG di Kalimantan Barat diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas gizi siswa tetapi juga menjadi langkah penting dalam menciptakan generasi yang lebih sehat dan cerdas.

Program MBG yang rencananya diluncurkan pada 20 Januari 2025 ini akan melibatkan 16 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai wilayah Kalimantan Barat. Setiap dapur ditargetkan melayani hingga 3.500 siswa per hari, dengan menu yang mencakup nasi, ayam teriyaki, capcay, scrambled egg, dan buah-buahan lokal.

Sementara itu Penjabat Gubernur Kalimantan Barat Harisson, meninjau dapur umum di Ume's Kitchen, Jalan dr. Wahidin Pontianak, sebagai persiapan implementasi program makan bergizi gratis yang menjadi program unggulan presiden dan wakil presiden terpilih. Program ini akan segera diluncurkan pada 20 Januari 2025 dalam rangka mendukung pemenuhan gizi pelajar di Kalimantan Barat, Rabu (15/01). 

Dalam kunjungannya, Harisson memaparkan bahwa setiap dapur mitra akan menyediakan 3.000 hingga 3.500 porsi makanan per hari. Program ini akan menyasar peserta didik mulai dari tingkat TK, SD, SMP, hingga SMA yang berlokasi di sekitar dapur umum.

"Setiap anak akan mendapatkan makanan bergizi senilai Rp15.000 per porsi yang terdiri dari nasi, sayur, lauk ayam, buah pisang, dan scramble egg yang diperkaya dengan keju dan susu," jelas Harisson.

Dikatakannya, menu makanan akan dirotasi setiap hari untuk memberikan variasi nutrisi bagi para pelajar. Harisson juga menekankan pentingnya menjaga konsistensi kualitas gizi dan cita rasa dalam setiap hidangan yang disajikan. 

“Khusus untuk susu, akan diberikan seminggu sekali, dengan pengecualian di daerah penghasil susu yang dapat memberikan porsi lebih sering,” tuturnya.

Untuk memastikan program ini berjalan dengan optimal, nantinya setiap mitra dapur akan dikepalai oleh satuan kerja yang berada di bawah koordinasi Badan Gizi Nasional. Hal ini dimaksudkan untuk menjamin standar kualitas dan pengawasan yang ketat terhadap penyediaan makanan bergizi untuk para pelajar. (ant)

Editor : Miftahul Khair
#BPKP Kalbar #program Makan Bergizi Gratis