Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Gerak Cepat, Pemprov Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Landak

Miftahul Khair • Sabtu, 25 Januari 2025 | 11:03 WIB
Staf Ahli Gubernur Bidang Sosial dan SDM, Alexander dan Rombongan bersama Pj Bupati Landak saat meninjau bencana banjir di Kecamatan Menyuke, Kabupaten Landak, Jumat (24/1).
Staf Ahli Gubernur Bidang Sosial dan SDM, Alexander dan Rombongan bersama Pj Bupati Landak saat meninjau bencana banjir di Kecamatan Menyuke, Kabupaten Landak, Jumat (24/1).

PONTIANAK POST  - Banjir yang melanda Desa Darit dan Desa Ansang, Kecamatan Menyuke Kabupaten Landak telah berlangsung sejak 21 Januari 2025.

Ketinggian air di wilayah tersebut mencapai tiga hingga empat meter, dan saat ini sudah mulai surut sekitar setengah meter di beberapa lokasi.

Khususnya di wilayah pasar darit yang mengakibatkan banyak rumah, dan fasilitas umum terendam.

Menanggapi musibah tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat (Kalbar) dalam hal ini Staf Ahli Gubernur Bidang Sosial dan Sumber Daya Manusia (SDM), Alexander Rombonang, didampingi kepala perangkat daerah terkait turun langsung menyalurkan sejumlah bantuan.

Sekaligus meninjau kondisi banjir dengan menggunakan perahu karet di Kecamatan Menyuke, Kabupaten Landak, Jumat (24/1).

Seperti diketahui luapan air tidak hanya menggenangi beberapa wilayah di Kecamatan Menyuke, namun juga memutus akses transportasi sehingga aktivitas warga lumpuh.

Menurut analisa dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Landak, banjir ini merupakan yang terbesar dalam 30 tahun terakhir yang disebabkan oleh curah hujan yang sangat tinggi dalam beberapa hari terakhir.

"Hari ini kami melakukan pemantauan bersama dari Pemprov, di sini saya mewakili Pj Gubernur, Pj Bupati Landak juga ikut bersama kami dan dari provinsi ada juga Kepala Dinas Kesehatan, dan ada juga dari Dinas Sosial. Kami melakukan pemantauan langsung ke lokasi terdampak banjir, dan melihat kondisi terkini masyarakat yang rumahnya terendam," ungkap Alexander Rombonang.

Menurutnya, meskipun posko pengungsian telah disiapkan dengan lengkap, namun masih banyak warga yang enggan meninggalkan rumah mereka.

"Oleh karena itu, kami terus berupaya melakukan evakuasi, dan memberikan bantuan logistik seperti makanan, obat-obatan, dan pakaian untuk meringankan beban mereka. Saat ini, tujuh kecamatan telah terdampak banjir, namun kondisi air sudah mulai surut. Ke depannya, kami akan fokus pada penanganan pasca banjir, dan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut serta dalam aksi solidaritas," tuturnya.

Salah satu warga terdampak banjir, Lina Adriani menceritakan kesedihannya karena rumahnya rusak parah akibat banjir, dan tidak bisa ditempati.

"Saya tidak bisa menyelamatkan apa-apa selain pakaian yang melekat di badan. Saya juga tidak menyangka kalau banjir setinggi ini," katanya.

Seperti diketahui, masyarakat yang terkena banjir saat ini masih ada beberapa yang bertahan di lantai dua rumah mereka atau membuat rumah panggung darurat.

Namun banyak juga masyarakat yang memilih untuk meninggalkan rumahnya, dan mengungsi ke rumah saudara maupun ke daerah yang tidak terkena banjir atau dataran yang lebih tinggi.

"Pemerintah daerah telah menyiapkan perahu untuk mengevakuasi warga yang saat ini belum mau dievakuasi yang masih bertahan di rumahnya masing-masing. Selain itu, bantuan logistik seperti makanan, pakaian, dan air bersih juga terus disalurkan kepada warga terdampak. Upaya penanganan bencana ini menunjukkan solidaritas, dan kepedulian pemerintah serta masyarakat dalam menghadapi musibah banjir di Kabupaten Landak," paparnya.

Adapun bantuan yang disalurkan kepada korban banjir yang berasal dari beberapa perangkat daerah di lingkungan Pemprov Kalbar, yang disalurkan langsung melalui Dinas sosial yakni makanan siap saji, selimut, tenda gulung, kasur (matras), kids ware, makanan anak, family kit, dan perlengkapaan sandang. Sementara dari Badan Penanggulangaan Bencana Daerah (BPBD) diantaranya, mie instan, gula, minyak goreng, kopi dan genset.

Sedangkan bantuan yang langsung disalurkan melalui Dinas Kesehatan berupa paket pemberian makanan tambahan balita, paket pemberian makanan tambahan ibu hamil, dan obat-obatan penanganan banjir. Tak hanya itu bantuan juga disalurkan dari Bank Kalbar dengan jenis bantuan yang disalurkan yaitu beras, mie goreng, gula, tepung terigu, susu bayi,dan bubur bayi serelac.(bar/r)

Editor : Miftahul Khair
#Menyuke #landak #banjir