Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

RSUD Dr Soedarso Kini Miliki Instalasi Kedokteran Nuklir Teranostik, Harisson: Upaya Optimalkan Pelayanan Kesehatan

Miftahul Khair • Sabtu, 1 Februari 2025 | 13:13 WIB
Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat Harisson, didampingi Direktur RSUD dr. Soedarso Pontianak drg. Hary Agung Tjahyadi, M.Kes usai peresmian Gedung Instalasi Kedokteran Nuklir Teranostik Molekuler
Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat Harisson, didampingi Direktur RSUD dr. Soedarso Pontianak drg. Hary Agung Tjahyadi, M.Kes usai peresmian Gedung Instalasi Kedokteran Nuklir Teranostik Molekuler

 

PONTIANAK POST - Kembali salah satu gedung di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah dr. Soedarso diresmikan, yakni Gedung Instalasi Kedokteran Nuklir Teranostik Molekuler yang diresmikan oleh Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat, dr. Harisson, M.Kes., Jumat pagi (31/1).

Sebelumnya, peresmian ditandai dengan penandatanganan batu prasasti oleh Pj. Gubernur saat pelaksanaan puncak HUT ke-68 Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan dilanjutkan dengan pemotongan pita di depan pintu gedung Instalasi Kedokteran Nuklir Teranostik Molekuler oleh Penjabat Ketua TP-PKK Provinsi Kalbar, Ny. Windy Prihastari Harisson, S.STP., M.Si., beserta Wakil Ketua DPRD Kalbar dan jajaran RSUD dr. Soedarso.

Usai memotong pita, Pj. Gubernur menelusuri satu per satu ruangan yang ada di dalam gedung tersebut dengan didampingi Direktur RSUD dr. Soedarso dan jajarannya.

Nuklir teranostik kesehatan sendiri merupakan penerapan teknologi nuklir dalam kedokteran yang memadukan pencitraan diagnostik dengan terapi radionuklida. Teranostik merupakan konsep yang digunakan untuk merencanakan terapi dan diagnosis penyakit secara terarah. 

Teknologi nuklir dalam kedokteran menggunakan radiasi akan dimanfaatkan untuk mempelajari perubahan fisiologi, patologi, dan biokimia. Radiasi nuklir ini dapat digunakan untuk diagnosis, terapi, dan penelitian kedokteran. 

"Jadi ini merupakan rangkaian dari HUT ke-68 Pemprov Kalbar dan ini juga merupakan wujud perhatian dari Pemprov Kalbar untuk memberikan layanan kesehatan yang terbaik, yang terdepan dengan teknologi canggih kepada masyarakat Kalbar," ucap Harisson.

Diketahui bahwa kanker merupakan penyakit yang menyebabkan kematian peringkat ketiga di Kalbar setelah stroke dan jantung.

"Dengan adanya Instalasi Kedokteran Nuklir Teranostik Molekuler ini nantinya kita berusaha untuk mendeteksi sedini mungkin sehingga bisa diobati dengan teknologi kedokteran nuklir," ujarnya.

Pemanfaatan teknologi nuklir pada bidang kesehatan di Indonesia terbilang sudah cukup unggul seperti Rontgen, CT-Scan dan Radiotherapy. Maka dari itu, nuklir di Indonesia hanya digunakan untuk kesejahteraan masyarakat.

"Jadi jika dikelola dan dimanfaatkan dengan baik maka dapat menegakkan diagnosis dan memberikan terapi pengobatan kepada pasien-pasien kanker yang terdeteksi secara dini hingga bisa disembuhkan," jelas Harisson.

Baca Juga: Pemerintah Fokus Mitigasi Bencana Hidrometeorologi di Kalbar

Terkait kecukupan peralatan dan tenaga kesehatan, Harisson mengungkapkan, pihaknya telah bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan untuk memenuhi kebutuhan.

"Memang kita sudah memiliki perjanjian dengan Kementerian Kesehatan bahwa Pemerintah Provinsi Kalbar akan menyiapkan gedung dan kemungkinan peralatan akan masuk pada bulan Maret. Sedangkan untuk tenaga kesehatannya sudah kita siapkan. Mudah-mudahan alat-alatnya cepat masuk," tutup Harisson.

Dengan beroperasinya Gedung Instalasi Kedokteran Nuklir Teranostik Molekuler, ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kalbar, khususnya dalam deteksi dini dan pengobatan penyakit kanker. Teknologi canggih yang dimiliki akan memberikan harapan baru bagi para penderita kanker dan keluarga mereka.(mse/r)

Editor : Miftahul Khair
#rsud dr soedarso #teranostik #Instalasi Kedokteran Nuklir