PONTIANAK – Ribuan peserta meramaikan ajang 5K GIGI FUN RUN yang diselenggarakan oleh Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Wilayah Kalimantan Barat di Halaman Taman Budaya Kalbar, Minggu (2/2). Kegiatan yang dibuka langsung oleh Penjabat Gubernur Kalimantan Barat Harisson ini mengusung tema "Bergerak Bersinergi untuk Senyum Indonesia Berseri" dan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan gigi dan mulut melalui olahraga.
Harisson menegaskan bahwa menjaga kesehatan gigi tidak hanya berkaitan dengan kebersihan mulut, tetapi juga merupakan bagian dari gaya hidup sehat secara keseluruhan. Hal ini karena kesehatan gigi yang baik adalah cerminan pola hidup sehat yang tentunya mendukung kualitas hidup yang lebih baik.
Secara global, terutama di negara-negara berkembang masih banyak ditemukan prevalensi penyakit mulut yang tinggi. Hal itu dapat disebabkan oleh terbatasnya akses ke layanan kesehatan mulut, distribusi tenaga kerja gigi yang tidak merata serta kurangnya asuransi kesehatan yang mencakup kesehatan gigi dan mulut, juga kurangnya pengetahuan akan kesehatan gigi dan mulut di masyarakat.
Ia juga menyoroti masih tingginya prevalensi masalah kesehatan gigi di Indonesia. Berdasarkan data SKI Kemenkes Tahun 2023 menunjukkan bahwa 43,5% dari 829.573 orang yang mengalami gangguan kesehatan gigi dan mulut memiliki gigi yang rusak, berlubang, atau sakit. Sementara itu, 7,3 % lainnya mengalami masalah pada gusi, seperti, bengkak, bisul atau abses.
“Angka tersebut menunjukkan betapa pentingnya upaya kita untuk meningkatkan kesadaran tentang perawatan gigi dan mulut yang baik serta mendorong masyarakat untuk lebih memperhatikan kesehatan gigi mereka sejak dini," jelas Harisson.
Menurutnya, kesadaran masyarakat terhadap kesehatan gigi masih perlu ditingkatkan, terutama di daerah yang akses layanannya masih terbatas. Ia berharap kegiatan seperti Fun Run ini dapat menjadi momentum untuk mengajak masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan gigi dan mulut sejak dini.
Sebagai organisasi profesi yang memiliki peran penting dalam meningkatkan kesehatan gigi dan mulut, Harisson berharap agar PDGI dapat terus berinovasi dalam upaya penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat.
Dirinya percaya semangat dan dedikasi yang dimiliki oleh seluruh anggota PDGI, dapat memperluas jangkauan kesehatan gigi kepada lebih banyak masyarakat, terutama di daerah-daerah yang akses layanan terhadap kesehatan masih terbatas.
"Saya juga berharap PDGI dapat terus bekerja sama dengan pemerintah daerah, instansi terkait, serta lembaga lainnya di dalam meningkatkan kualitas kesehatan gigi, serta mendorong lahirnya generasi yang sadar akan pentingnya perawatan gigi dan mulut sejak usia dini," ujar Mantan Kadis Kesehatan Provinsi Kalbar.
Lebih lanjut Harisson menjelaskan bahwa Kalbar memiliki 249 puskesmas dan saat ini masih kekurangan 121 dokter gigi. “Hal ini menjadi perhatian bagi kita bersama, dan diharapkan anggota PDGI dapat terus meningkatkan profesionalisme dan kompetensi untuk dapat memberikan pelayanan prima dan peningkatan mutu pelayanan kepada masyarakat,” timpalnya.
Selain menyoroti pentingnya kesehatan gigi, Harisson juga menekankan bahwa olahraga lari memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Ia berharap kegiatan ini bisa menjadi acara tahunan yang melibatkan lebih banyak masyarakat dari berbagai kalangan usia, guna membangun budaya hidup sehat di Kalbar.
Lebih lanjut Harisson mengapresiasi Seluruh Anggota Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) dan mendukung penuh rangkaian kegiatan tersebut. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi ajang untuk menjaga kebugaran serta menjaga kesehatan gigi dan mulut sebagai bagian dari kesehatan secara menyeluruh.
Acara 5K GIGI FUN RUN ini juga dihadiri oleh Wakil Ketua Bidang Kesehatan PB PDGI, drg. Jahya, M.Kes., Ketua PDGI Wilayah Kalimantan Barat, drg. Hary Agung Tjahyadi, M.Kes., serta Ketua PDGI Pengurus Cabang Kota Pontianak, drg. Nuzuliza Zulkifli, M.Kes. Kehadiran para tenaga medis, anggota komunitas lari, dan masyarakat umum dalam kegiatan ini menunjukkan antusiasme tinggi terhadap gerakan hidup sehat yang dikampanyekan melalui olahraga dan edukasi kesehatan gigi.(mse/r)
Editor : A'an