Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Saprahan Khatulistiwa 2025: Gerakkan Ekonomi Kalbar Lewat Pariwisata dan Digitalisasi

Miftahul Khair • Rabu, 5 Februari 2025 | 14:38 WIB
Windy Prihastari Harisson saat konfrensi pers Saprahan Khatulistiwa 2025 di Kantor Perwakilan BI Kalbar.
Windy Prihastari Harisson saat konfrensi pers Saprahan Khatulistiwa 2025 di Kantor Perwakilan BI Kalbar.

PONTIANAK POST - Ajang tahunan Saprahan Khatulistiwa 2025 resmi diperkenalkan dalam konfrensi pers yang digelar di Aula Keriang Bandong, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat. 

Acara ini dihadiri berbagai pemangku kepentingan, termasuk Penjabat Ketua TP PKK Kalimantan Barat Windy Prihastari Harisson, yang menekankan pentingnya sinergi antara pariwisata, UMKM, koperasi, dan keuangan dalam membangun perekonomian daerah.

Dalam sambutannya, Windy menyoroti peran besar sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Mari jadikan Kalimantan Barat sebagai destinasi wisata yang menarik dan ramah. Setiap kunjungan wisatawan akan berdampak positif bagi masyarakat, terutama bagi pelaku UMKM,” ujarnya.

Dengan mengusung tema 'Membangun Masa Depan, Menjaga Tradisi, dan Menyongsong Digitalisasi', Saprahan Khatulistiwa 2025 berupaya mengharmonikan tradisi lokal dengan inovasi digital. Hal ini tercermin dari berbagai agenda dalam event yang akan berlangsung pada 5–16 Februari 2025, termasuk Pontianak City Run, Kalbar Food Festival, dan Festival Cap Go Meh Kota Singkawang.

Sebagai Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Barat, Windy juga mengapresiasi Bank Indonesia yang telah memfasilitasi kegiatan ini.

“Alhamdulillah, program Pemerintah Provinsi Kalbar, yaitu launching kalender event pariwisata, dapat dirangkaikan dengan Saprahan Khatulistiwa. Tahun ini terdapat 41 event yang akan digelar sepanjang 2025, meningkat dari 34 event pada tahun sebelumnya,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalbar, N.A. Anggini Sari, mengungkapkan bahwa tahun ini Saprahan Khatulistiwa akan menghadirkan berbagai inovasi, seperti business matching dan gelar keuangan, untuk membantu UMKM naik kelas dan memperluas akses mereka ke industri keuangan.

“Kami ingin memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi berbasis pariwisata dan UMKM di Kalbar tetap berjalan beriringan dengan transformasi digital. Pada puncak acara 11 Februari, festival dan lomba kapal hias di Sungai Kapuas akan menjadi simbol bagaimana kita menjaga tradisi, sementara jamuan makan saprahan di Keraton Kadariah akan memperkenalkan budaya Kalbar ke khalayak luas,” jelasnya.

Dengan rangkaian acara yang semakin berkembang dan dukungan penuh dari berbagai pihak, Saprahan Khatulistiwa 2025 diharapkan menjadi momentum penting bagi Kalimantan Barat dalam membangun masa depan ekonomi berbasis kearifan lokal dan inovasi digital. (mse/r)

Editor : Miftahul Khair
#pariwisata #Saprahan Khatulistiwa