PONTIANAK POST - Penampilan Replika naga dari Vois Dragon Sport di malam karnaval naga bersinar, Cap Go Meh 2025, Rabu (12/2), sukses merebut perhatian masyarakat. Naga sepanjang 68 meter itu tampak memesona dengan kerlap-kerlip yang membuat mata tertuju padanya. Kepala naga seberat 17 kilogram itu memancar dengan gagahnya.
Suasana malam itu tumpah ruah, masyarakat tak hanya sekadar menyaksikan 39 naga bersinar tetapi juga berebut untuk berfoto dan mengabadikan momentum setahun sekali itu.
Yandi, Ketua Vois Dragon Sport gembira dan ini menunjukkan Kota Pontianak layak menjadi pusat Cap Go Meh tahun depan. "Kalau sudah Cao Go Meh ingat Pontianak," katanya optimis.
Menurutnya, parade karnaval bersinar itu begitu luar biasa. Tak hanya menampilkan puluhan naga bersinar, tetapi membuat ratusan ribu penonton yang tak beranjak hingga karnaval usai. Semua tak lepas dari kerja sama semua pihak.
"Amazing ya. Luar biasa. Dari sambutan masyarakat terhadap event ini luar biasa. Terhadap naga kita juga. Saya mengikuti sendiri dari malam pagelarannya seperti apa, dan memang luar biasa. Kami berterima kasih pelaksanannya semua lancar. Terus segala sesuatu berjalan dengan baik," ujarnya, Kamis (13/2).
Yandi juga mengapresiasi donatur, pengurus dan pemain Vois Dragon Sport yang menurutnya sangat bersemangat dan terus berkomitmen hingga semua rangkaian dapat dijalani dengan baik dan lancar.
"Pemain-pemain kami hebat-hebat semua. Kami bersyukur bisa bergabung di dalam keluaga Vois Dragon Sport sehingga apa yang kami terjadi sesuai dengan yang kami inginkan.Semoga bertemu kembali di tahun depan. Mempersembahkan yang lebih baik lagi," harapnya.
Replika naga dari Vois Dragon Sport juga mengikuti ritual "tutup mata", Kamis (13/2). Proses pembakaran ini bermakna sesuatu yang telah diundang saat ritual "buka mata" diyakini replika itu menjadi hidup. Maka dengan ritual pembakaran, sesuatu yang diundang dikembalikan ke tempat asalnya.
"Dibakar sudah kami laksanakan. Setelah upacara buka mata harus dibakar. Artinya mengundang di awal, kita mengantar di akhir," jelasnya yang berharap seluruh rangkaian Cap Go Meh ini bisa memberikan dampak positif dan mengantisipasi dampak negatif.
Ketua Vois, Bong Bie Chung, mengatakan proses pembakaran dilakukan mendekati pukul 16.00 di Klenteng Bhakti Suci, Sungai Raya. "Sebelum dibakar kami melakukan sembahyang, tak ada proses yang rumit," paparnya.
Bong Bie Chung berterima kasih dengan para donatur yang mendukung suksesnya penampilan Vois Dragon Sport. Ia juga berterima kasih kepada para pengurus dan pemain sehingga mampu mempersembahkan penampilan terbaik mereka.
"Masyarakat juga antusias. Ini menunjukkan bahwa Kalbar masyarakat yang toleran. Semua bisa berbaur sama-sama di situ," pungkasnya. (mrd)
Editor : A'an