PONTIANAK POST – Seorang orangtua siswa eligible di Kalimantan Barat berinisial WN mempertanyakan transparansi dan keadilan dalam proses seleksi nasional berdasarkan prestasi (SNBP).
Ia menilai ada diskriminasi terhadap sekolah-sekolah yang mengalami kendala dalam penginputan data siswa ke pangkalan data sekolah dan siswa (PDSS).
WN, yang tinggal di Jalan Adisucipto, Kecamatan Pontianak Tenggara, Kota Pontianak ini menyoroti bahwa dari 90 sekolah di Kalbar yang belum menyelesaikan proses input dan finalisasi data, hanya SMA Negeri 1 Mempawah yang dinyatakan lolos seluruh siswanya. Padahal, menurut pemberitaan media, sebelumnya ada tujuh siswa di sekolah tersebut yang gagal masuk dalam PDSS.
“Kenapa hanya 89 sekolah lainnya yang tidak lolos? Padahal kasusnya sama, yakni tidak tuntas menginput data siswa yang eligible. Seharusnya tidak ada diskriminasi, kalau satu sekolah bisa lolos, maka sekolah lainnya juga harus mendapat perlakuan yang sama," ujar pria berusia 47 tahun itu.
Ia menegaskan bahwa siswa yang berstatus “eligible” biasanya memiliki rekam jejak akademik yang baik dan dianggap memiliki potensi tinggi untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Oleh karena itu, menurutnya, seluruh siswa dalam situasi yang sama harus diperjuangkan.
Sebelumnya, Pj Gubernur Kalbar, Harisson, mengungkapkan bahwa dari total 893 SMA, SMK, dan MA negeri maupun swasta di Kalbar, ada 90 sekolah yang mengalami kendala dalam menyelesaikan input dan finalisasi data ke PDSS.
WN juga meminta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalbar, Rita Hastarita, untuk memberikan penjelasan secara terbuka terkait alasan hanya SMA Negeri 1 Mempawah yang dinyatakan lolos.
“Kadis Diknas Kalbar harus menjelaskan ke publik, kenapa hanya SMAN 1 Mempawah yang lolos? Padahal sekolah lain yang mengalami kendala serupa juga telah mengajukan ulang data siswanya yang gagal finalisasi, tetapi tetap tidak lolos,” tegas WN, sebagaimana informasi yang disampaikannya.
PDSS merupakan sistem yang digunakan untuk menyimpan rekam jejak kinerja sekolah serta nilai rapor siswa yang memenuhi syarat untuk mengikuti SNBP. Siswa eligible otomatis tidak dapat mengikuti SNBP jika tidak terdaftar dalam PDSS. (mse)
Editor : A'an