Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Perkuat Keterampilan Digital Media Independen, ABC-ID dan FJPI Gelar Workshop IMP di Pontianak

A'an • Sabtu, 15 Februari 2025 | 01:10 WIB
Para Pemateri IMP, Mark Bowling (tengah) bersama Aprelia Wulansari Soewarto (kanan) dan Mary Louise (kiri) memberikan materi kepada para peserta IMP di Pontianak, Jumat (14/2).
Para Pemateri IMP, Mark Bowling (tengah) bersama Aprelia Wulansari Soewarto (kanan) dan Mary Louise (kiri) memberikan materi kepada para peserta IMP di Pontianak, Jumat (14/2).

PONTIANAK POST – Sebanyak 20 jurnalis dari sejumlah daerah di Indonesia mengikuti Workshop Indonesia Media Program (IMP) yang digelar Australian Broadcasting Corporation International Development (ABC-ID) bersama Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) di Pontianak pada 9-14 Februari. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan jurnalis dalam teknik penceritaan digital serta memperkuat resiliensi dan keamanan digital media independen di Indonesia.

Ketua FJPI Kalimantan Barat, Dina Prihatini Wardoyo, mengungkapkan para peserta berasal dari media cetak, elektronik, maupun daring yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. "Kami sangat berterima kasih kepada ABC Australia yang telah melaksanakan workshop ini di Pontianak.

Kami berharap kegiatan ini memberikan kontribusi positif bagi para peserta sehingga mampu meningkatkan keterampilan jurnalistik mereka, khususnya dalam optimalisasi media sosial dan teknik penceritaan digital," ujar Dina saat ditemui Pontianak Post, di Hotel Ibis Pontianak, Jumat (14/2).

Dina menjelaskan di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, keterampilan dalam bercerita secara digital menjadi kebutuhan yang mendesak bagi jurnalis. “Program pelatihan ini diharapkan dapat membantu jurnalis menghadapi tantangan era digital sekaligus menjaga independensi dan profesionalisme media di Indonesia,” tambahnya.

Workshop Indonesia Media Program yang digelar ABC-ID dan FJPI ini diharapkan Dina, dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan media independen di Indonesia. “Dengan keterampilan dan pengetahuan baru yang diperoleh, para jurnalis peserta workshop diharapkan mampu menghadapi tantangan era digital dengan lebih resilien dan professional,” jelas Dina.

Jurnalis Australia yang pernah menjadi koresponden ABC-ID di Indonesia, Mark Bowling menjelaskan, workshop tersebut tidak hanya menyajikan teori, tetapi juga memberikan kesempatan praktik langsung.

"Kami berbagi wawasan mengenai strategi adaptasi media dalam menghadapi tantangan digital, termasuk cara menjaga independensi media, melindungi data, serta mengoptimalkan penggunaan media sosial untuk mendukung jurnalisme berkualitas," jelas Mark.

Workshop Indonesia Media Program (IMP).
Workshop Indonesia Media Program (IMP).

Para peserta dilatih dalam penguasaan alat liputan digital, teknik wawancara, penyusunan naskah berita, serta produksi konten berbasis multimedia. Mereka juga melakukan liputan langsung di lapangan dan menghasilkan karya jurnalistik berupa berita dan feature yang kemudian dipublikasikan di media masing-masing.

Workshop ini juga membuka peluang bagi peserta untuk menjadi koresponden ABC di Indonesia, yang diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara jurnalis Indonesia dan Australia dalam menghasilkan pemberitaan yang akurat dan kredibel.

Mark Bowling menjelaskan program ini telah digelar sebanyak lima kali di sejumlah provinsi di Indonesia, sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan media antara kedua negara. “Tahun ini, pemilihan Pontianak sebagai lokasi pelatihan memberikan kesempatan bagi peserta untuk memahami dinamika liputan peristiwa budaya seperti Cap Go Meh di Singkawang, yang merupakan salah satu perayaan terbesar di Asia Tenggara,” ungkap Mark.

Salah satu peserta workshop, Novali, mengaku sangat terbantu dalam menambah pemahaman mengenai teknik penceritaan digital serta memperkuat resiliensi dan keamanan digital. Dia berharap program serupa dapat rutin dilaksanakan untuk mendukung pengembangan jurnalisme digital yang independen dan kredibel di Indonesia.

"Dengan keterampilan baru yang diperoleh dalam workshop ini, tentunya kami dapat lebih adaptif dalam menghadapi perubahan lanskap media serta lebih efektif dalam menyampaikan cerita-cerita berkualitas melalui platform digital," pungkas Novali. (ash)

Editor : A'an
#Workshop #jurnalis