PONTIANAK POST - Penjabat (Pj) Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kalimantan Barat (Kalbar) periode 2023-2025, Windy Prihastari menerima penghargaan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, dan Ketua Umum (Ketum) TP-PKK Tri Tito Karnavian.
Piagam penghargaan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Tri Tito Karnavian di momen pelantikan 34 ketua TP-PKK, dan Ketua Tim Pembina Posyandu provinsi se-Indonesia periode 2025-2030, Kamis (20/2) lalu.
Seperti diketahui Windy Prihastari telah menjabat sebagai Pj Ketua TP-PKK Kalbar selama 534 hari atau 17 bulan. Sebelumnya ia dilantik oleh Ketua TP-PKK pusat Tri Tito Karnavian, pada Senin 4 September 2023. Yang mana untuk periode masa bakti Pj Ketua TP-PKK Kalbar yang dilantik saat itu, disesuaikan dengan masa bakti Pj Gubernur yang juga telah dilantik Mendagri.
Windy mengatakan penghargaan tersebut ia terima sebagai bentuk ucapan terima kasih atas karya bakti dan pengabdian yang telah disumbangkan kepada nusa dan bangsa. Yakni selama menjabat sebagai Pj Ketua TP-PKK Kalbar, dan Ketua Tim Pembina Posyandu Kalbar.
“Saya juga turut mengucapkan terima kasih kepada Mendagri Bapak Tito Karnavian, dan Ketum TP-PKK Ibu Tri Tito atas penghargaan yang diberikan. Terima kasih juga atas kesempatan yang telah diberikan kepada saya untuk bisa menjabat sebagai Pj Ketua TP-PKK Kalbar, dan juga sebagai Tim Pembina Posyandu Kalbar,” ujar Windy.
Selain itu, Windy juga turut mengucapkan selamat atas dilantiknya Ketua TP-PKK Kalbar, Ketua Tim Pembina Posyandu Kalbar periode 2025-2030, Erlina Ria Norsan yang telah dilantik di waktu yang sama oleh Ketum TP-PKK sekaligus Ketum Pembina Posyandu, Tri Tito Karnavian.
Windy menyampaikan ucapan terima kasih, dan memohon maaf apabila semasa menjabat ada kekurangan dan salah. Ia juga mengapresiasi dukungan jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan stakeholder terkait. Termasuk jajaran TP-PKK provinsi, hingga kabupaten/kota se-Kalbar, karena telah mendukung semasa ia bertugas, dan bersama-sama dalam menjalankan berbagai program, dalam rangka membangun Kalbar.
“Terima kasih saya ucapkan kepada masyarakat Kalbar, dan semua pihak yang telah berkolaborasi mendukung berbagai program yang telah TP-PKK Kalbar jalankan selama ini. Salah satunya dalam pencegahan stunting,” katanya.
Saat menjabat sebagai Pj Ketua TP PKK Kalbar, berbagai inovasi telah berhasil telurkan Windy, dan terus berjalan hingga sekarang. Program-program inovasi itu juga telah resmi terdaftar sebagai Kekayaan Intelektual (HAKI). Bahkan ada yang mendapat apresiasi langsung dari Wakil Presiden (Wapres) RI, atas keberhasilan Provinsi Kalbar yang mampu melakukan percepatan penurunan stunting tertinggi. Kalbar tercatat mampu menekan angka stunting tertinggi kedua secara nasional setelah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
Baca Juga: Kalah dari Tim Korsel, Timnas Basket Indonesia Gagal Lolos Kualifikasi FIBA Asia Cup 2025
Inovasi yang dicetus Windy dalam upaya menekan angka stunting diantaranya, Gerakan Serbu Posyandu yang melibatkan kolaborasi pentahelix, untuk memberikan pengetahuan kepada ibu dan remaja, serta menyiapkan MPASI yang baik untuk cegah stunting. Lalu mengajak menjadi orang tua asuh, dan kakak asuh stunting melalui program Gerakan Orangtua Asuh Stunting (Gotas), dan melibatkan peran pemuda pada program Kakak Asuh Stunting (Kating).
Lewat aksi langsung tersebut sekaligus memberikan bantuan bahan makanan bergizi kepada keluarga yang memiliki anak stunting selama tiga bulan berturut-turut. Selain itu para orang tua asuh akan ikut memonitoring tumbuh kembang anak stunting selama tiga bulan.
Kemudian, juga ada gerakan Ingat Selalu Pentingnya Kesehatan Sejak Dini (Inspeksi), dimana Windy bersama TP-PKK Kalbar melibatkan pemuda untuk turun langsung menemui para remaja khususnya di sekolah se-Kalbar. Yaitu untuk memberikan sosialisasi, dan informasi mengenai upaya dini pencegahan stunting. Sekaligus dengan mengajak remaja putri rajin agar rutin meminum obat penambah darah. Lalu ada pula sinergitas organisasi wanita di Kalbar, dalam peningkatan pengetahuan gizi keluarga, ibu dan remaja putri atau disingkat Sinita Penjaga Ibu Jari.
Prestasi lainnya saat menjabat Pj Ketua TP-PKK Kalbar Windy juga berhasil membawa nama TP-PKK Kalbar mendapatkan peringkat II kategori Organisasi Kemasyarakat Terinovatif Regional Kalimantan Barat pada ajang Inovasi Daerah 2024 yang dilaksanakan oleh Kemendagri RI.
Bahkan dua program TP-PKK Kalbar, yakni program Keluarga Indonesia Sehat Tanpa Narkoba (Krisan), dan program Gerakan Tanam (Gertam) Cabai berhasil meraih penghargaan tingkat nasional. Yakni pada puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-52 di Taman Balekambang Solo, pada 16 Mei 2024 lalu.(bar)
Editor : A'an