PONTIANAK POST - Suasana menyambut Ramadan 1446 Hijriah di Halaman Masjid Raya Mujahidin mulai terasa, Jumat (28/2) sore. Tampak tenda berukuran besar yang di depannya dilengkapi gapura, tengah dikerjakan panitia untuk penyelesaian. Sebagian lagi, ada yang menyiapkan meja-meja lapak di dalamnya.
Ketua I Yayasan Mujahidin Pontianak yang juga Ketua Panitia Bazar Ramadan Fuadi Yusla mengungkapkan, di Ramadan 1446 Hijriah kali ini pihaknya kembali membuka Bazar Ramadan atau yang biasa juga dikenal dengan sebutan pasar juadah.
Dimana ada dua pilihan tempat berjualan yang disediakan. Pertama di dalam tenda roder berukuran 20 meter kali 45 meter, yang memiliki 90 meja atau lapak bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Meja atau lapak tersebut terdiri dari ukuran 1,2 meter persegi, 1,6 meter persegi, dan 1,8 meter persegi.
“Jadi ada tiga jenis meja, namun ada juga di dalamnya untuk stand Bank Kalbar, dan Bank Indonesia (BI),” ungkapnya kepada Pontianak Post, Jumat (28/2).
Untuk harga sewanya sendiri dijelaskan Fuadi bervariasi sesuai ukuran meja. Dimulai dari Rp1 juta untuk satu meja, selama 25 hari berjualan. “Jadi kalau yang Rp1 juta itu, hitungannya kurang lebih (sewa) Rp25 ribu per hari,” katanya.
Selain sebagai tempat berjualan, dan berdagang para pelaku UMKM, di lokasi tersebut juga disiapkan panggung. Yang bisa diisi dengan berbagai acara atau event. “Tenda acara itu mungkin untuk event-event seperti dari majelis taklim, atau masjid-masjid mengadakan lomba-lomba. Seperti anak-anak melukis, membaca Alquran, dan macam-macam,” terangnya.
Pembukaan bazar sendiri akan dilaksanakan pada sore hari ini. Dan dibuka langsung oleh Ketua Umum Yayasan Mujahidin Syarif Kamaruzaman. “Mungkin nanti saya akan menyampaikan laporan kepada ketua umum, nanti ketua umum yang membuka (bazar) secara resmi,” tutupnya. (bar)
Editor : Miftahul Khair