Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Satarudin: Ramadan Jadi Momentum UMKM Pontianak Andalkan Takjil dan Kue Tradisional

A'an • Senin, 3 Maret 2025 | 10:54 WIB

 

Satarudin, Ketua DPRD Kota Pontianak. (IST)
Satarudin, Ketua DPRD Kota Pontianak. (IST)

PONTIANAK POST - Ketua DPRD Kota Pontianak Satarudin mengatakan bulan puasa menjadi bulan rezeki khususnya bagi pelaku UMKM yang menjual berbagai panganan di Pontianak. Dengan adanya bulan puasa ini, mudah-mudahan turut mendongkrak perekonomian masyarakat hingga jelang lebaran nanti.

“Tradisi di Kota Pontianak kalau memasuki bulan puasa banyak para pelaku UMKM menjual aneka takjil. Mulai dari makanan dan minuman. Kue-kue tradisional khas juga bisa ditemukan di bulan puasa,” ujar Satarudin kepada Pontianak Post, Minggu (2/3).

Aneka takjil ini dijual oleh para pelaku UMKM. Mereka sudah  membuka berbagai jualannya sejak siang hari. Tempatnya banyak, di enam kecamatan. Selain di kantin juadah, aneka takjil ini bisa ditemukan dengan mudah di pinggiran jalan. Kata Satar bulan puasa menjadi momentum bagi pelaku UMKM untuk meraup rezeki. Sebab ketika sore hari, aneka jualan takjil UMKM banyak dibeli oleh para konsumen yang akan berbuka puasa.

Artinya selama puasa ini, pelaku UMKM bisa memanen rezeki. Mudah-mudahan saja, kondisi perekonomian yang tengah menurun saat ini, tidak berimbas dengan dagangan takjil yang dijual oleh para pelaku UMKM ini.

Sebab diketahui, penjualan makanan dan minuman pelaku UMKM ini memang betul-betul menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia. Terutama pasca pandemi covid dulu. Dimana banyak karyawan terkena pemutusan kerja. Sebagian besar dari mereka justru mencoba beralih ke UMKM. Cukup banyak yang bertahan hingga kini. Mereka menjual makanan dan minuman. Cara marketingnya dengan memanfaatkan teknologi saat ini. Salah satunya media sosial.

Di bulan puasa ini, para UMKM ini juga bakal kebanjiran pesanan. Dia pun meminta untuk agenda buka bersama baik di kantor-kantor pemerintah, BUMN, BUMD dan swasta dapat membeli jajanan dari para pelaku UMKM ini.

Dengan adanya orderan maka mereka juga bisa mendapatkan keuntungan. Apabila usahanya semakin maju, mereka juga bisa membuka cabang-cabang lain. Dengan kemajuan ini otomatis membuka peluang kerja. “Kita harus mendukung UMKM. Adanya UMKM ikut membantu pemerintah dalam membuka lapangan pekerjaan yang saat ini memang susah,” ujarnya.(iza)

Editor : A'an
#umkn #satarudin #ramadan