Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Wali Kota Pontianak Apresiasi Kepedulian Kharitas Bhakti Terhadap Petugas Kebersihan

Marsita Riandini • Sabtu, 22 Maret 2025 | 12:44 WIB
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyerahkan secara simbolis paket sembako dari Kharitas Bhakti kepada petugas kebersihan, Sabtu (22/3).
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyerahkan secara simbolis paket sembako dari Kharitas Bhakti kepada petugas kebersihan, Sabtu (22/3).

PONTIANAK POST - Yayasan dan Rumah Sakit Kharitas Bhakti memberikan bantuan bahan makanan kepada 728 Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) yang berada di bawah pengelolaan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pontianak. Bantuan paket sebagai wujud kepedulian sosial dari Kharitas Bhakti ini berisi 1 kilogram gula pasir, 1 liter minyak goreng, 1 kaleng kental manis dan 1 botol sirup diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono kepada beberapa perwakilan PPSU, Sabtu (22/3) di Halaman DLH Kota Pontianak.

Edi memberikan apresiasi kepada petugas PPSU yang bertugas menjaga kebersihan Kota Pontianak. Para petugas ini telah bekerja pagi, siang dan malam setiap harinya, mulai dari menyapu jalan, mengangkut sampah dan sebagainya.

“Hasilnya, banyak tamu dari luar yang datang ke Pontianak memuji kota ini bersih,” ucapnya usai menyerahkan paket bantuan.
Menurutnya, tantangan kebersihan kota semakin besar seiring dengan pertambahan penduduk yang mengakibatkan peningkatan volume sampah.

"Kota Pontianak yang penduduknya terus bertambah, jumlah sampahnya juga terus bertambah. Kalau sekarang rata-rata hampir 400 ton per hari, nanti ke depan akan terus bertambah," ujar Edi.

Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak berkomitmen mengembangkan inovasi-inovasi untuk menjaga kebersihan kota, tidak hanya di pusat kota tetapi juga di seluruh pelosok Kota Pontianak.

"Kita ingin buktikan tidak hanya di pusat kota, tapi seluruh pelosok Kota Pontianak ini sampahnya harus terkelola dengan baik, baik yang di darat maupun yang di parit atau sungai," tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga menyampaikan pesan khusus kepada petugas penyapu jalan terkait teknis pengumpulan sampah. Ia berharap sampah-sampah yang dikumpulkan dari jalan dan dimasukkan ke dalam karung, agar letak karungnya tidak kentara terlihat sebelum kemudian diangkut oleh petugas pengangkut sampah.

"Satu pesan saya, untuk sampah yang dikumpulkan dalam karung, penempatan karungnya jangan terlampau kelihatan sebelum diangkut karena tidak enak dipandang mata," pesannya.

FOTO BERSAMA: Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono foto bersama petugas kebersihan Kharitas Bhakti, Sabtu (22/3).
FOTO BERSAMA: Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono foto bersama petugas kebersihan Kharitas Bhakti, Sabtu (22/3).

Suhadi (52), satu di antara petugas penyapu jalan, mengucap syukur dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kharitas Bhakti dan Pemkot Pontianak atas kepeduliannya kepada para petugas PPSU.

“Terima kasih atas kepeduliannya kepada kami, dan kami berharap ke depannya lebih banyak lagi pihak yang peduli kepada kami,” tuturnya.

Baca Juga: Wamen ESDM Tinjau Kesiapan Listrik di Kalbar: Pastikan Ramadan dan Idul Fitri Terang dan Nyaman

Pengabdian Suhadi dan rekan-rekannya sebagai petugas kebersihan menjadi salah satu contoh dedikasi dalam menjaga kebersihan kota yang patut diapresiasi oleh masyarakat. Setiap hari, ia mulai bertugas menyapu jalan sejak pukul 04.30 hingga pukul 08.00 pagi, tergantung banyaknya sampah yang ia bersihkan.

"Saya mulai bekerja sejak pukul setengah lima pagi sampai sekitar jam delapan. Waktunya bisa berbeda-beda tergantung dari banyaknya sampah setiap hari," ungkap Suhadi yang telah mengabdikan dirinya sebagai petugas kebersihan selama delapan tahun.

Kepala DLH Kota Pontianak Syarif Usmulyono menerangkan, bantuan paket sembako ini merupakan inisiasi dari Yayasan dan Rumah Sakit Kharitas Bhakti bagi para pekerja harian lepas yang membantu menjaga kebersihan kota. Adapun jumlah paket yang diberikan sebanyak 728 paket, dengan rincian petugas penyapuan 340 orang, petugas angkutan sampah 229 orang, petugas TPST/TPS3R 52 orang, petugas penjaga TPS 49 orang, petugas TPA 34 orang, petugas administrasi 23 orang dan petugas laboratorium 1 orang.

“Bantuan ini sebagai wujud kepedulian sosial dari Kharitas Bhakti kepada para petugas kami yang bekerja demi kebersihan kota,” ucapnya.

Lukas Laksono, Ketua Panitia Bakti Sosial Yayasan Kharitas Bhakti menuturkan, Kharitas Bhakti merupakan yayasan sosial yang telah sering melakukan berbagai kegiatan sosial melalui kerja sama dengan instansi pemerintah.

"Kami pernah melakukan sunatan massal untuk anak-anak, screening kesehatan, pengobatan gratis, pemeriksaan mata dan pengadaan kacamata gratis untuk pasukan PPSU," jelasnya.

Program terbaru yang dilakukan yayasan tersebut adalah mendukung program pemerintah dalam menurunkan angka stunting melalui kerja sama dengan Puskesmas Telaga Biru yang telah berjalan selama kurang lebih dua bulan.

"Untuk kegiatan kali ini, kami bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup untuk mengapresiasi sumbangan tenaga oleh pasukan PPSU yang menjaga sehingga kota tetap bersih dan indah," imbuhnya.

Direktur Rumah Sakit Kharitas Bhakti, Andy Jap mengatakan selain meningkatkan kepedulian sosial, RS Kharitas Bhakti terus berkomitmen meningkatkan mutu layanan dengan memiliki pelayanan-pelayanan unggulan, seperti masalah jantung, penyakit otak, juga program preventif seperti program laktasi. "Kami punya dokter yang punya sertifikat konselor ASI. Nanti bisa kami optimalkan. Bisa bekerja sama dengan teman-teman di puskesmas, atau pun bidan-bidan bagaimana proses laktasi yang benar," pungkasnya. (mrd)

Editor : A'an
#sembako #bansos #kharitas bhakti #edi kamtono