PONTIANAK – Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Pontianak bekerja sama dengan Indomaret menyiapkan 400 tiket kapal gratis untuk program Mudik Gratis. Program ini bertujuan memberikan kesempatan bagi masyarakat, khususnya yang membutuhkan, untuk menikmati perjalanan mudik tanpa terbebani biaya.
Kepala Cabang PT Pelni Pontianak, Fitriyaningsih, menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat.
“Kami berharap masyarakat bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk mendapatkan tiket gratis. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh di setiap gerai Indomaret di Kalbar atau langsung datang ke kantor Pelni Pontianak,” ujarnya pada Jumat (21/3/2025).
Selain menyediakan tiket gratis, PT Pelni juga terus berinovasi untuk memudahkan masyarakat dalam memperoleh tiket kapal. Salah satunya melalui aplikasi Pelni Mobile, yang memungkinkan calon penumpang membeli tiket kapan saja, termasuk pada malam hari ketika jadwal keberangkatan telah tersedia.
“Jika beli langsung di kantor Pelni, biasanya baru bisa dilakukan keesokan paginya. Dengan Pelni Mobile, masyarakat bisa langsung melakukan pembelian saat itu juga,” jelas Fitriyaningsih.
Tidak hanya itu, PT Pelni juga memperluas metode pembayaran tiket agar lebih mudah diakses oleh masyarakat. Tiket kini dapat dibayar melalui Alfamart, Indomaret, layanan perbankan seperti BCA Mobile, serta berbagai metode pembayaran digital lainnya. Fitur check-in online juga disediakan, sehingga penumpang tidak perlu mencetak boarding pass. “Cukup melalui aplikasi, seperti proses check-in di bandara,” tambahnya.
Fitriyaningsih menegaskan bahwa PT Pelni tidak akan menaikkan harga tiket selama periode mudik Lebaran tahun ini. “Harga tiket tetap sama seperti tahun lalu. Untuk rute Pontianak–Surabaya, tarifnya Rp403.000 untuk dewasa dan Rp43.700 untuk bayi. Sementara untuk rute ke Pulau Serasan, tarifnya Rp217.000,” ujarnya.
Pihaknya juga mencatat bahwa lonjakan penumpang kapal laut dari Kalimantan menuju Surabaya dan wilayah kepulauan lebih banyak berasal dari masyarakat yang membawa barang dalam jumlah besar.
“Untuk rute kepulauan, penumpang umumnya membawa banyak barang kebutuhan sehari-hari yang dibeli dari Pontianak,” katanya.
Menjelang puncak arus mudik, PT Pelni mencatat peningkatan signifikan dalam penjualan tiket. Hingga tanggal 13 Maret 2025, tiket untuk keberangkatan pada 19 Maret sudah terjual lebih dari 800 lembar.
“Khusus di Pontianak, biasanya masyarakat membeli tiket mendekati hari keberangkatan, seperti H-3 atau H-2 Lebaran. Tapi tahun ini, hingga tanggal 13 Maret saja sudah terjual 800 tiket untuk keberangkatan 19 Maret. Ini peningkatan yang cukup besar,” ungkap Fitriyaningsih.
Lanjut Fitriyaningsih, dengan kapasitas kapal yang mencapai 1.400 penumpang, PT Pelni akan terus memantau perkembangan pemesanan tiket serta menyiapkan langkah antisipasi agar pelayanan tetap optimal bagi masyarakat yang ingin mudik menggunakan kapal laut.
“Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dan memastikan semua penumpang bisa mudik dengan nyaman dan aman,” tegas Fitriyaningsih.
Sementara itu, puncak arus mudik Lebaran 2025 diprediksi terjadi pada H-3 atau 28 Maret 2025. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan pemudik untuk lebih waspada terhadap cuaca ekstrem yang dapat mengganggu kelancaran perjalanan.
Pentingnya kesiapan pemudik dalam menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu. Berdasarkan informasi iklim dasarian terkini Provinsi Kalimantan Barat, analisis dasarian III yakni tanggal 21-30 Maret 2025 secara umum diprediksi kategori Menengah dengan curah hujan berkisar antara 50-150 mm/das.
Supriadi, Prakirawan BMKG Kalbar mengingatkan masyarakat untuk waspada potensi hujan ringan hingga lebat yang berpotensi terjadi pada Sabtu (22/3).
"Terdapat daerah belokan angin sehingga esok hari (hari ini,red) kami perkirakan terdapat hujan yang merata di seluruh wilayah Kalimantan Barat dengan intensitas ringan hingga lebat," ungkapnya.
Masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan karena hujan yang terjadi dapat disertai guntur, kilat, petir dan angin kencang. Untuk indeks kemudahan kebakaran hutan dan lahan dalam kategori aman, namun perlu diwaspadai pada tanggal 27 hingga 28 Maret 2025 karena sebagian besar wilayah berada dalam kondisi mudah hingga sangat mudah terbakar.
Cuaca merupakan salah satu faktor penting yang dapat memengaruhi keselamatan perjalanan mudik. BMKG dalam laman resminya mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi cuaca terkini sebelum berangkat, terutama bagi mereka yang menggunakan kendaraan pribadi.
Pastikan kendaraan dalam kondisi prima, periksa tekanan ban, fungsi lampu, serta kesiapan peralatan darurat seperti ban cadangan dan alat komunikasi. Jika hujan lebat terjadi, sebaiknya menunda perjalanan dan mencari tempat berlindung yang aman. Jangan memaksakan perjalanan dalam kondisi cuaca buruk.
BMKG mencatat bahwa cuaca ekstrem yang terjadi sebelumnya dipicu oleh beberapa gangguan atmosfer, termasuk sirkulasi siklonik di beberapa perairan Indonesia, aktifnya madden-julian oscillation, serta gelombang atmosfer Rossby Ekuator dan Kelvin. Kombinasi faktor ini memperkuat pertumbuhan awan hujan, sehingga meningkatkan potensi hujan lebat hingga ekstrem dalam sepekan ke depan.
Pemudik diharapkan lebih berhati-hati, terutama di jalur rawan banjir dan longsor. Faktor lain seperti anomali suhu muka laut yang lebih hangat di sekitar perairan Indonesia, mengakibatkan adanya penambahan kandungan uap air di atmosfer, sehingga semakin memperbesar potensi pertumbuhan awan hujan. (mrd/mse)
Editor : Miftahul Khair