PONTIANAK POST – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, momen mudik atau balik kampung menjadi agenda yang dinanti-nanti banyak masyarakat. Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Hadijah Fitriah SE, mengingatkan sekaligus mengimbau masyarakat untuk memperhatikan aspek keamanan dan keselamatan selama perjalanan. Mengingat musim hujan masih melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Barat, ia menekankan perlunya kewaspadaan ekstra, baik bagi rumah yang ditinggalkan maupun saat menggunakan berbagai moda transportasi.
"Mudik tahun ini kita harapkan bisa berjalan lancar, tapi jangan lupa, sekarang masih musim hujan. Bagi keluarga yang akan meninggalkan rumah dalam waktu lama, pastikan rumah sudah aman. Periksa alat elektronik, cabut semua koneksi listrik yang tidak diperlukan, dan jika rumah benar-benar kosong, titipkan kepada tetangga, pos kamling atau aparat keamanan seperti polsek terdekat agar keamanannya terjamin,” ujar Hadijah saat diwawancarai, Selasa (25/3).
Selain soal keamanan rumah, ia juga menyoroti pentingnya persiapan kendaraan bagi pemudik yang menggunakan transportasi pribadi. Terutama bagi mereka yang melakukan perjalanan darat, Politisi NasDem Kalbar ini menekankan perlunya pengecekan kondisi mobil sebelum berangkat. "Kalau bawa mobil sendiri, wajib cek kondisi kendaraan ke bengkel. Pastikan oli, rem, ban, dan komponen lainnya dalam kondisi baik. Jangan sampai mogok di tengah jalan meskipun ada rest area, karena keselamatan harus didahulukan," tegasnya.
Sementara itu, bagi pemudik yang memilih jalur udara, Hadijah menyampaikan keprihatinannya terkait mahalnya harga tiket pesawat. Menurutnya, menjelang Lebaran, harga tiket melonjak drastis hingga mencapai angka Rp3 juta lebih untuk rute-rute tertentu pada tanggal 26-27 April. “Ini kan bertepatan dengan tradisi ziarah kubur. Banyak masyarakat yang ingin pulang kampung lebih awal, tapi harga tiket masih terlalu tinggi. Padahal, sebelumnya pemerintah sempat menyatakan ada penurunan harga tiket. Tapi faktanya, sepertinya belum ada dampak signifikan,” ungkapnya.
Hadijah berharap pemerintah dapat turun tangan untuk mengatasi masalah ini. Ia menekankan pentingnya pengawasan terhadap maskapai penerbangan agar harga tiket tetap terjangkau bagi masyarakat. “Pemerintah harus hadir di sini. Jangan sampai masyarakat kesulitan hanya karena harga tiket yang melambung tinggi,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia juga mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi protokol keselamatan selama perjalanan, baik melalui jalur udara, darat, maupun laut. “Keselamatan adalah prioritas utama. Jangan abai dengan aturan yang telah ditetapkan oleh penyedia transportasi maupun pemerintah,” pungkas Hadijah.
Momentum mudik Lebaran memang menjadi ajang silaturahmi warga muslim di Kalbar. Namun, tanpa persiapan matang, momen tersebut bisa berubah menjadi pengalaman kurang menyenangkan. Oleh karena itu, imbauan ini patut menjadi perhatian bagi seluruh masyarakat Kalimantan Barat yang akan merayakan hari raya di kampung halaman. "Semoga mudik tahun ini berjalan lancar dan aman. Mari kita saling menjaga agar momen Lebaran benar-benar membawa kebahagiaan bagi semua," tutup Hadijah.(den)
Editor : A'an