PONTIANAK POST - Anggota Komisi III DPRD Kota Pontianak Huddin mengatakan, efisiensi anggaran yang diberlakukan pemerintah pada tahun ini sedikit banyak akan berdampak pada rencana program yang bakal berjalan. Agar keberlangsungan program bisa dijalankan secara optimal, dia pun mendorong dua BUMD, yaitu PDAM dan Bank Pasar dapat meningkatkan pendapatannya.
“Efisiensi anggaran ini pasti bakal berdampak pada rencana program Pemkot Pontianak yang akan dijalankan di tahun ini. Pemerintah seharusnya dapat mengambil langkah cepat, sebab kita tidak tahu berapa bantuan alokasi anggaran dari pusat akan dikucurkan kepada kita. Oleh sebab itu, kini mulailah melihat potensi PAD yang bisa digali,” ujar Huddin kepada Pontianak Post, Rabu (26/3).
Selain memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pungutan pajak yang dilakukan oleh Bapenda Pontianak. Politisi PKB itu minta agar dua BUMD yaitu PDAM dan Bank Pasar dapat memaksimalkan kinerja dalam capaian target di tahun ini.
PDAM kata dia, di tahun ini mesti mengejar target sambungan baru di enam kecamatan. Jika sambungan air bersih semakin banyak, maka secara langsung juga akan berpengaruh pada meningkatnya jumlah pendapatan PDAM.
Tingkat kebocoran yang selalu dikeluhkan oleh PDAM di tahun ini juga harus dikurangi. Sebab ketika air bocor atau dicuri, menyebabkan PDAM merugi. “Ini harus ditekanlah. Pergantian pipa sudah seharusnya akan meminimalisir kebocoran, petugas juga harus aktif di lapangan, ketika ada laporan pencurian air sebaiknya datang dan langusng ditindak,” tegasnya.
Dia juga mendorong agar sambungan PDAM di Pontianak bisa seratus persen. Dengan begitu, PDAM ke depan bisa menggarap sambungan air bersih bagi masyarakat yang tinggal di tapal batas. Seperti warga Kubu Raya, namun lokasinya justru dekat dengan Pontianak, sebetulnya ini menjadi peluang untuk mendongkrak PAD.
Lebih dalam kata dia, Bank Pasar diminta dia juga mesti berbenah. Pelayanan mesti ditingkatkan. Jangkauan kredit pada nasabah mesti dikuatkan dengan berbagai tawaran yang memudahkan.
“Bank Pasar ini harus lebih banyak inovasi. Dengan semakin banyaknya nasabah ke Bank Pasar, otomatis pendapatan BUMD milik Pemkot Pontianak juga akan bertambah. Sasaran nasabah di pasar itu bisa menjadi target. Selain itu, jangkauan ATM dan mobile banking juga mesti ada. Tujuannya demi percepatan layanan,” ungkapnya.(iza)
Editor : A'an