Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyambut baik rencana pelaksanaan Borneo Games 2025 yang dijadwalkan berlangsung pada September mendatang. Ajang ini akan melibatkan negara, dan provinsi serumpun di Pulau Kalimantan.
IDIL AQSA AKBARY, Pontianak
PONTIANAK POST - Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kalbar serta Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kalbar hadir mewakili Gubernur Kalbar dalam rapat persiapan yang digelar secara daring bersama Konsulat Jenderal RI di Kuching, Malaysia, Selasa (15/4).
Kepala Disporapar Kalbar, Windy Prihastari, menyebut rapat itu turut diikuti perwakilan dari Sarawak, Brunei Darussalam, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara.
“Ini adalah event yang dilaksanakan bersama, baik untuk atlet berprestasi maupun olahraga masyarakat. Beberapa cabang olahraga juga sudah disampaikan agar masing-masing daerah mulai bersiap,” ungkap Windy saat diwawancarai awak media, Rabu (16/4).
Windy mengatakan Pemprov Kalbar menyambut positif undangan tersebut dan telah melaporkannya kepada Gubernur. Ia menilai bahwa selain ajang olahraga, Borneo Games juga jadi momentum pertukaran budaya dan informasi antar negara dan provinsi serumpun.
“Diharapkan kegiatan ini juga menjadi ajang promosi destinasi wisata dan ekonomi kreatif. Misalnya tenun Kalbar yang punya kemiripan dengan Sarawak, juga tarian dan produk-produk ekraf lainnya,” jelasnya.
Kegiatan serupa sebelumnya pernah digelar dengan nama Borneo Sukan, namun sudah lama vakum. Kini, kegiatan tersebut coba dihidupkan kembali dengan nama dan semangat baru.
“Harapannya, semangat kebersamaan dan potensi serumpun bisa makin kuat, baik di bidang olahraga, budaya, maupun pariwisata,” pungkasnya.(*)
Editor : Hanif