Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Jalan Kawasan Pasar Turi Singkawang Diusulkan Menjadi Satu Arah

Hari Kurniathama • Senin, 21 April 2025 | 10:13 WIB
TINJAU: Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, didampingi Wakil Wali Kota Muhammadin bersama FLLAJ, meninjau rekayasa lalu lintas di kawasan Pasar Turi.
TINJAU: Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, didampingi Wakil Wali Kota Muhammadin bersama FLLAJ, meninjau rekayasa lalu lintas di kawasan Pasar Turi.

PONTIANAK POST — Pesatnya perkembangan kawasan Pasar Turi sebagai destinasi wisata kuliner dan pusat perbelanjaan di Kota Singkawang telah menimbulkan persoalan kemacetan akibat padatnya arus kendaraan serta parkir sembarangan di area tersebut.

Menanggapi kondisi itu, Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, bersama Wakil Wali Kota Muhammadin dan Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ), melakukan peninjauan langsung ke Jalan P Belitung dan Jalan Sama-sama, dua jalur utama di kawasan Pasar Turi.

“Pasar Turi kini telah menjadi pusat kuliner bagi wisatawan. Banyak kendaraan masuk dan parkir sembarangan di sini, yang menyebabkan kemacetan,” ujar Tjhai Chui Mie. Ia menyebut, tinjauan ini dilakukan setelah menerima berbagai masukan dari masyarakat.

“Karena banyak masukan dari warga, kami memutuskan untuk meninjau langsung ke sini guna menata ulang dan melakukan rekayasa lalu lintas,” lanjutnya.

Tjhai Chui Mie menambahkan, dirinya telah memerintahkan dinas terkait untuk menyiapkan rambu lalu lintas dan marka jalan. Ia berharap masyarakat dapat mendukung penuh kebijakan ini demi kenyamanan bersama.

“Kita akan siapkan rambu dan marka jalan, serta dibantu oleh pihak kepolisian dan Satpol PP untuk pengawasan dan penertiban. Kami berharap dukungan penuh dari masyarakat,” jelasnya.

Selain meninjau alur lalu lintas, rombongan juga melihat langsung lokasi-lokasi kantong parkir. Hasil dari kunjungan ini akan ditindaklanjuti dengan rapat lanjutan untuk mematangkan rencana pembangunan kantong parkir di kawasan tersebut. “Kita juga akan menyiapkan kantong parkir. Tapi semua masih akan dimatangkan dalam rapat teknis berikutnya,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Singkawang, Eko Susanto, mengungkapkan bahwa sistem satu arah menjadi solusi paling efektif untuk mengatasi kemacetan di kawasan Pasar Turi.

Menurutnya, kondisi jalan yang sempit tidak memungkinkan untuk sistem dua arah. “Kami mengusulkan penerapan sistem satu arah di kawasan Pasar Turi. Dengan kondisi jalan yang sempit, ini adalah solusi paling logis dan efektif,” terang Eko.

Ia menambahkan, usulan tersebut telah disetujui oleh Wali Kota Singkawang dan akan segera diformalkan melalui Surat Keputusan (SK) Wali Kota. “Usulan kami sudah mendapat persetujuan Wali Kota.

Selanjutnya, kami akan menyusun regulasinya berupa SK Penetapan Wali Kota tentang Perubahan atau Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Pasar Turi,” jelasnya.

Eko juga menyebut, dari hasil survei lapangan, masih ditemukan sejumlah kantong parkir yang belum memadai. Oleh karena itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan OPD terkait untuk melakukan perbaikan.

“Kami menemukan beberapa titik kantong parkir yang belum optimal. Sesuai arahan Wali Kota, kami akan merapikan badan jalan dan memperbaiki fasilitas parkir yang ada agar bisa segera digunakan,” pungkasnya. (har)

Editor : Hanif
#destinasi wisata kuliner #Muhammadin #kemacetan #parkir sembarangan #Kota Singkawang #pasar turi #Thjai Chui Mie