Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Bebby Nailufa Soroti Keluhan Masyarakat Terkait Over Kapasitas RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie

Mirza Ahmad Muin • Jumat, 25 April 2025 | 10:16 WIB
Bebby Nailufa, Anggota Komisi IV DPRD Kota Pontianak. (IST)
Bebby Nailufa, Anggota Komisi IV DPRD Kota Pontianak. (IST)

PONTIANAK POST - Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak Bebby Nailufa prihatin dengan pelayanan RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Pontianak saat ini. Dia mendapati banyak keluhan masyarakat, kaitan dengan penolakan pasien dikarenakan kamar perawatan telah over kapasitas.

“Saya cukup banyak mendapatkan keluhan dari masyarakat terkait dengan pelayanan di RS Kota Pontianak. Keluhan ini bermacam. Salah satunya, pasien tak bisa dilayani di RS tersebut diakibatkan kamar sudah penuh,” ujar Bebby kepada Pontianak Post, Kamis (24/4).

Dia minta dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi warga Kota Pontianak dapat dilakukan sebaik mungkin. Apalagi jika kondisi pasien tersebut membutuhkan penanganan cepat. Tak elok rasanya, jika pihak rumah sakit tidak melakukan tindakan cepat dalam upaya penyelamatan nyawa masyarakat yang tengah kritis.

Dijelaskan dia, keluhan masyarakat banyak datang padanya. Kaitannya karena ketiadaan kamar dikarenakan sudah penuh oleh pasien rawat inap. Kaitan penyelamatan nyawa manusia, dimintanya petugas juga memiliki sensivitas tinggi dalam penanganannya.

Jangan lalu masyarakat dibiarkan. Apalagi jika korban tengah dalam keadaan kritis harusnya petugas mampu memberikan solusi penanganannya. Dalam kondisi ini, pastinya keluarga dalam keadaan panik.

“Ini mesti ditangani dulu. Setelah diberikan perawatan barulah diberikan solusinya,” katanya.

Kemudian dia juga minta dalam pengadaan obat-obatan yang ditanggung pihak BPJS Kesehatan, di RS Kota Pontianak mesti tersedia. Sebab ketika masyarakat mau menebus obat di RS tersebut, namun stok obat tidak tersedia maka akan menyusahkan masyarakat.

Alih-alih ingin mendapatkan pelayanan kesehatan gratis, masyarakat justru mesti menebus obat di apotek. Jika demikian, BPJS Kesehatan justru tak berguna. Pelayanan rumah sakit ini mesti terus dievaluasi. Sebab ini melayani orang sakit. Sehingga petugas pun mesti sabar dan melayani dengan hati.

Jika pasien merasa nyaman mendapatkan pelayanan di RS tersebut, dia pun yakin masyarakat akan senang dan pasien akan bersemangat untuk lekas sembuh.

Dia ingin ke depan RS Kota Pontianak bisa terus ditingkatkan kelasnya. Pelayanan kesehatan diperbanyak dengan menempatkan banyak dokter spesialis. Kemudian peralatan kesehatan terus ditambah. Dengan demikian, itu bisa menjadi dasar dalam peningkatan kategori rumah sakit kebanggaan masyarakat Kota Pontianak.

Sementara itu, salah satu warga Kota Pontianak belum lama ini mengeluhkan pelayanan di RS tersebut. Pasalnya, ketika mengantarkan orang tuanya ke RS, justru tidak bisa diakibatkan kamar yang sudah penuh.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak Saptiko dalam keterangannya membenarkan jika RS Kota Pontianak sering penuh karena banyak warga luar Kota Pontianak yang berobat di sana.(iza)

Editor : Hanif
#over kapasitas #pelayanan rsud #Wakil Ketua DPRD #Sultan Syarif Mohamad Alkadrie #keluhan masyarakat #pontianak #Bebby Nailufa