Lebih dari 50 pelaku industri pernikahan di Kota Pontianak berpartisipasi dalam sebuah pameran bertema “The Art of Love” yang berlangsung pada 25–27 April 2025 di Kalimantan Ballroom, Hotel Aston Pontianak.
PONTIANAK POST - Acara ini menjadi ajang temu antara calon pengantin dengan berbagai vendor jasa dan produk pernikahan, mulai dari dekorasi, busana, dokumentasi, hingga layanan kecantikan dan kesehatan. Pameran ini digagas melalui kolaborasi antara beberapa pihak, Aston Pontianak, Gunata Wedding Planner, Mekarsari Decoration dan JB. Dalam penyelenggaraannya, ballroom diubah menjadi sebuah ruang pamer bertema galeri cinta, lengkap dengan tata cahaya dan dekorasi kain bertema drapery, gaya dekoratif dengan lipatan-lipatan kain yang dinamis.
“Di tahun ini, untuk dekorasinya bertema Drapery yaitu seni lipatan dan bergelombang pada kain, makanya kita lebih banyak bermain dengan kain warna warni yang sesuai dengan trend dekorasi pernikahan” kata Paskalia Popy selaku Owner dari Mekarsari Decoration.
General Manager Aston Pontianak, Anto W. Soemartono, menyampaikan bahwa acara ini tidak hanya menjadi ruang inspirasi bagi pasangan yang akan menikah, tetapi juga menjadi bentuk ekspresi seni dari berbagai elemen yang terlibat dalam penyelenggaraan pernikahan. “Kami ingin menciptakan sebuah pengalaman yang tidak hanya inspiratif bagi calon pengantin, tetapi juga penuh estetika dan personal.
The Art of Love menurutnya menjadi wadah inspiratif bagi para calon pengantin yang sedang merancang pernikahan mereka. Dirinya percaya bahwa pernikahan adalah bentuk seni, penuh rasa, detail, dan cerita. Dari dekorasi, gaun, make-up, sampai lighting, semua dianggap bagian dari karya seni yang layak dirayakan
Pameran ini turut mendapat perhatian dari Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Pontianak yang diwakili oleh Kusmiati. Ia membuka acara secara resmi dan menyampaikan apresiasi terhadap keterlibatan para pelaku usaha lokal. “Kolaborasi seperti ini menunjukkan bahwa Pontianak memiliki potensi besar dalam industri event kreatif, sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk tumbuh bersama,” ujar Koordinator Bidang Daya Saing Produk Dekranasda Kota Pontianak tersebut.
Baginya, kolaborasi ini menjadi peluang untuk mendorong pertumbuhan UMKM di bidang industri kreatif, khususnya dalam ekosistem penyelenggaraan pernikahan. Selama tiga hari penyelenggaraan, pengunjung dapat berinteraksi langsung dengan berbagai vendor serta mengikuti sejumlah program dan penawaran khusus yang tersedia sepanjang pameran. (sti)
Editor : Hanif