Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Kisah Irwansyah, Mahasiswa Berprestasi IAIN Pontianak yang Merantau dari Lampung

Siti Sulbiyah Kurniasih • Senin, 28 April 2025 | 09:55 WIB
Irwansyah
Irwansyah

PONTIANAK POST – Momen wisuda sarjana dan magister ke-XIX Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak tahun 2025 menjadi hari yang istimewa bagi Irwansyah, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi dan Penyiaran Islam. Putra asli Provinsi Lampung ini didaulat mewakili para wisudawan dan wisudawati dalam menyampaikan sambutan perpisahan, yang kemudian menjadi sorotan karena sarat akan pesan inspiratif dan semangat perjuangan.

Lahir dari keluarga petani, Irwansyah membuktikan bahwa latar belakang bukanlah penghalang untuk meraih mimpi besar. Merantau ke Pontianak demi menuntut ilmu, ia tidak hanya berhasil menyelesaikan studinya, namun juga menorehkan sejumlah prestasi.
Selama masa kuliahnya, Irwansyah menerima empat beasiswa bergengsi sekaligus, yakni Beasiswa Insan Cendekia, Beasiswa Indonesia Berprestasi Munzalan, Beasiswa Visi Peradaban Foundation, dan Beasiswa Baznas.

Tak hanya unggul dalam akademik, Irwansyah juga dikenal berkat prestasinya di bidang public speaking dan dakwah. Ia adalah Juara Public Speaker Muda Nasional 2021 di Bandung, Juara Harapan I Tausiah Tingkat Nasional 2024 di Yogyakarta, serta Juara I Tausiah PTQ RRI Pontianak pada tahun 2023 dan 2024. Ia juga menyabet gelar Juara I Tausiah Tingkat Mahasiswa se-Kalimantan Barat dan terpilih sebagai Duta Inspirasi Kalimantan Barat 2022. Pada tahun 2024, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menganugerahinya penghargaan sebagai Pemuda Menginspirasi.

Dalam sambutannya yang menyentuh dan menggugah, Irwansyah mengajak para lulusan untuk tetap rendah hati dan terus mengembangkan diri. “Setiap orang punya potensinya masing-masing dan kita harus fokus dengan keahliannya masing-masing, tidak perlu cemburu dengan kemampuan orang lain, tidak perlu iri dengan kemampuan orang kita hebat dengan kemampuan masing-masing,” kata Irwansyah.

Ia mengajak para alumni untuk mengamalkan ilmu-ilmu yang sudah didapatkan selama di perkuliahan. Menurutnya, masyarakat tidak akan bertanya kita lulusan dari jurusan, tapi yang masyarakat akan tanyakan adalah apa yang bisa diberikan kepada mereka.

Ia juga menyampaikan pesan motivasi mendalam. “Mulai hari ini paksa diri anda untuk terus bertumbuh tanpa henti,kareba pemenang lahir dari proses ketidaknyamanan. Mereka bersahabat dengan kesakitan, mereka mengeliminasi kegagalan dan mengambil keuntungan dari kesalahan. Hidup ini seperti lomba lari yang sering menoleh kesamping pasti akan jatuh, yang paling fokus menatap target kedepan akan sampai dan menang. Pastikan hari ini target terlihat jelas, cara terlihat detail dan tindakan terlihat brutal,” katanya.

Di balik semua pencapaiannya, Irwansyah tak lupa menyampaikan rasa syukur dan hormatnya kepada orang tua yang telah mendukungnya dengan sepenuh hati, meskipun tidak bisa hadir secara langsung di hari bahagianya. Dalam momen video call usai wisuda, ucapan sang ibu menyentuh hati Irwansyah: “Alhamdulillah Aa’ sudah sarjana ya. Emak sama Bapak tidak lulus SD, tapi anaknya bisa sarjana. Jangan pernah sombong dan angkuh ya. Terus gali ilmu dan raih cita-cita Aa’.” (sti)

Editor : Hanif
#wisudawan #lampung #wisudawati #Ilmu Komunikasi #pesan inspiratif #IAIN Pontianak #mahasiswa berprestasi #Sambutan #semangat perjuangan