PONTIANAK POST - Dunia usaha di Kalimantan Barat (Kalbar) bakal semakin bergeliat. Salah satu pengusaha properti ternama, Ridho Adyt Setiawan, resmi maju sebagai calon Ketua Umum Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kalbar periode 2025-2030. Dengan mengambil formulir pendaftaran di sekretariat BPD HIPMI Kalbar pada Senin (28/4), langkah ini menunjukkan keseriusannya untuk mendorong kemajuan dunia usaha, khususnya bagi generasi muda di daerah tersebut.
Didampingi timnya, termasuk mantan Ketua Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI Sanggau, Ronal Risakotta, Ridho melengkapi proses administrasi dan menyampaikan visi misinya secara lugas. Menurutnya, Kalbar memiliki potensi besar di berbagai sektor, seperti properti, perkebunan, hingga Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). "Saya ingin HIPMI menjadi wadah strategis untuk memperkuat sinergi antar pelaku usaha muda. Harapannya, mereka bisa lebih kompetitif tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga global," ujar Ridho dengan penuh semangat.
Kehadirannya di sekretariat HIPMI disambut hangat oleh para pengusaha muda. Mereka percaya bahwa pengalaman Ridho di industri properti serta jejaring bisnisnya yang luas dapat membawa angin segar bagi perkembangan HIPMI Kalbar. Apalagi, kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan generasi muda dinilai sangat penting dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif.
"Inilah saatnya pengusaha muda Kalbar bangkit dan mengambil peran lebih besar dalam pembangunan ekonomi daerah," tambah Ridho.
Ia berharap, para pengusaha muda tidak hanya fokus pada keuntungan pribadi, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bersama.
Proses pencalonan Ketua Umum BPD HIPMI Kalbar sendiri masih berlangsung. Setelah tahap pengambilan formulir, Ridho akan menjalani verifikasi administrasi dan fit and proper test sebelum ditetapkan sebagai kandidat final. Pemilihan Ketua Umum periode 2025 akan digelar dalam Musyawarah Daerah (MUSDA) XVI HIPMI Kalbar pada 1 Juni 2025 mendatang.
Panitia MUSDA telah menetapkan sejumlah persyaratan ketat bagi calon pemimpin HIPMI Kalbar. Di antaranya adalah memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) HIPMI, berusia maksimal 41 tahun, berdomisili di Kalbar, pernah mengikuti pendidikan dan pelatihan daerah (Diklatda) dengan melampirkan sertifikat, serta mendapatkan dukungan minimal dari empat BPC HIPMI.
Melihat rekam jejak Ridho Adyt Setiawan, banyak pihak optimis ia mampu membawa HIPMI Kalbar ke arah yang lebih baik. Jika terpilih, dia bertekad menjadikan organisasi ini sebagai garda terdepan dalam menghadapi tantangan ekonomi global. Bagi Ridho, bukan hanya soal memimpin, tetapi juga tentang memberdayakan generasi muda untuk menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi Kalbar.(den)
Editor : Hanif