PONTIANAK POST - Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak Bebby Nailufa meminta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dapat mengentaskan persoalan data kependudukan masyarakat. Diketahui cukup banyak temuan warga Pontianak yang domisilinya tidak sesuai dengan kartu keluarga (KK) tempat tinggalnya.
“Saya banyak mendapat laporan dari warga, terkait persoalan pendataan kependudukan di Pontianak. Temuannya, masih banyak warga berstatus KK Pontianak, namun tinggalnya di kabupaten tetangga. Alasan mereka masih mempertahankan KK di Kota Pontianak agar urusan masuk sekolah anak mudah,” ungkap Bebby kepada Pontianak Post, Senin (28/4).
Laporan ini kata dia bukan satu dua warga, namun banyak. Bebby pun minta, Capil dapat menyelesaikan persoalan data terkait dengan domisili warga Pontianak untuk disesuaikan dengan KK domisilinya.
Sebab persoalan data ini sangat penting. Sebagai landasan dasar Pemkot Pontianak untuk membuat kebijakan. Namun ketika data yang digunakan salah, maka kebijakan yang akan dibuat juga tidak mengena sasaran.
Persoalan data ini tak bisa dibuat main-main. Karena semua kebijakan dasarnya dari data. Bagaimana menentukan kebijakan penanganan ekonomi, sosial, pendidikan, kesehatan dan berbagai program lainnya yang sudah disusun oleh organisasi perangkat daerah (OPD) dengan baik, jika persoalan data masih amburadul.
Dia minta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dapat tegas dalam mengatur domisili KK warga. Koordinasi harus dilakukan hingga tingkat kelurahan. Kemudian meminta RT untuk mengecek KK masing-masing warga. Jika warga belum memiliki KK di domisilinya sebaiknya segera diurus.
Kejadian ini kebanyakan terjadi di komplek perumahan baru. Alasan warga tak mau membuat KK di kediaman barunya, karena persoalan masuk sekolah anak. Ini mesti menjadi perhatian kepala daerah. “Kalau mau serius menata kota, persoalan data kependudukan ini harus diselesaikan,” tegasnya.
Dia juga menambahkan, data kependudukan di Pontianak ini dinamis. Ada yang masuk ada yang keluar. Sudah seharusnya dalam pelaporan data domisili juga dilakukan dengan update. Dengan semakin baiknya penataan data di Pontianak, ini juga akan mempercepat jalannya program yang sudah direncanakan.(iza)
Editor : Hanif