PONTIANAK POST — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) buka suara terkait tindakan penggeledahan yang sudah dilakukan di Kantor Dinas PUPR Kabupaten Mempawah di Jalan Utama Daeng Manambon, Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat pada Jumat (24/4) malam.
Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto mengungkapkan bahwa tim penyidik saat ini tengah gencar melakukan upaya paksa dalam rangka penyidikan kasus baru yang ada di Kalimantan Barat.
Dalam keterangan resmi, Selasa (29/4), Tessa menyebutkan bahwa KPK telah menerbitkan surat perintah penyidikan terbaru. Salah satu langkah awal yang dilakukan adalah penggeledahan lokasi. Meski belum merinci detailnya, Tessa menegaskan bahwa langkah ini bagian dari proses untuk mengumpulkan bukti dan mendalami dugaan tindak pidana korupsi.
"Penyidik masih menjalankan serangkaian kegiatan, salah satunya penggeledahan," ujar Tessa. "Surat perintah penyidikan yang baru ini juga sudah turun. Ada beberapa tersangka yang akan kami umumkan secara resmi setelah seluruh tahap penyidikan selesai," ucap Tessa.
Sayangnya, KPK belum mau membocorkan identitas tersangka, jenis perkara, atau modus operandi yang diduga terjadi. Menurut Tessa, hal ini dilakukan untuk menjaga integritas penyidikan agar tidak mengganggu proses hukum lebih lanjut. "Masih berjalan. Perkara belum bisa dibuka dulu. Siapa tersangkanya, apakah ini kasus suap atau kerugian negara, semua akan disampaikan usai seluruh rangkaian kegiatan selesai," tandasnya.
Pernyataan Jubir KPK sendiri sekaligus bentuk penekanan terkait isu-isu liar di Kalbar seperti kasusnya adalah dugaan proyek ini, beberapa calon tersangka sudah dibawa ke Jakarta dan lain-lain. "Belum ada tersangka dan pejabat atau mantan pejabat dibawa ke Jakarta," bantahnya kemarin.
Ini juga bukan kali pertama KPK menahan informasi awal, guna menghindari bocoran atau gangguan dari pihak luar. Langkah ini juga bagian dari strategi lembaga antirasuah untuk memastikan bukti-bukti penting tak hilang sebelum sidang dimulai.
Masyarakat pun dibuat penasaran? siapa saja sosok yang bakalan menjadi tersangka terkait tindakan Penggeledahan di Dinas PUPR Mempawah. Apakah ini terkait kasus besar di instansi pemerintah atau proyek infrastruktur ? Jawabannya tinggal menunggu waktu. (den)
Editor : Hanif