PONTIANAK POST - Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono turut ikut serta dalam pertandingan sepak bola sesama Wali Kota se Indonesia dalam rangkaian kegiatan Apeksi, Sabtu pagi di lapangan Thor Surabaya. Membela tim Apeksi City, skill Edi Rusdi Kamtono ketika menggocek bola masih terasa. Bahkan pemain asing mampu dia gocek. Bagaimana keseruannya?
Lapangan Thor Surabaya menjadi saksi sejarah, dimana Wali Kota seluruh Indonesia melakoni pertandingan persahabatan dalam rangkaian kegiatan Apeksi di Surabaya, Sabtu pagi.
Edi Rusdi Kamtono, Wali Kota Pontianak turut serta pada pertandingan persahabatan itu. Memperkuat Apeksi City, Edi beserta Wali Kota lainnya menantang tim Apeksi United.
Mengenakan jersey putih kombinasi abu-abu, pagi itu, kondisi fisik Edi bugar. Sepatu Adidas andalan, menemani Edi di laga tempat kandangnya para bonek mania. Seperti biasa, menempati posisi striker, di pertandingan itu, dia berupaya keras membobol gawang lawan. Mencoba mengulang ketika dirinya berhasil membuat gol ke gawang Journalist FC kala peresmian lapangan Keboen Sajoek PSP dulu.
Pantauan, pada pertandingan itu berjalan sengit. Kondisi fisik Wali Kota baik di tim Edi dan lawannya, sama-sama prima. Apeksi City bermain dengan penuh strategi. Sentuhan satu dua magis Edi Rusdi Kamtono seperti Van Basten muda ketika membela tim Belanda.
Beberapa kali, Edi juga melakukan dribble yang baik. Bahkan sesekali beberapa gocekan mampu menipu bek lawan yang dijaga pemain naturalisasi. Pertandingan itu berjalan seru. Apalagi kondisi rumput tempat Edi bermain sangat baik. Representatif, sehingga para pemain mampu menunjukkan permainan terbaiknya. Itu dikarenakan kondisi rumputnya bagus. Pemain juga terhindar dari cidera.
“Secara keseluruhan pertandingan ini berjalan dengan menarik. Penuh keseruan, sebab tim ini pemainnya Wali Kota se Indonesia. Saya juga merasakan bermain di rumput yang bagus. Ketika membawa bola nyaman, jauh dari bahaya cidera,” ujarnya.
Pertandingan persahabatan sesama Wali Kota ini menjadi ajang silaturahmi. Kata Edi, silaturahmi bisa dilakukan dimana saja. Salah satunya di lapangan bola. Selain semakin akrab, dengan berolahraga kondisi tubuh prima dan menjadi sehat.
Dia mengatakan, dalam upaya peningkatan sarana prasarana lapangan sepak bola di Pontianak, tahun lalu Pemkot Pontianak juga sudah melakukan perbaikan untuk lapangan Keboen Sajoek. Pengerjaan utamanya fokus pada perbaikan rumput lapangan. Saat ini sudah jadi, tinggal perawatan dan melihat pertumbuhan rumput yang merata. Jika sudah rata dan akar-akar bagian bawah rumput sudah menyatu, maka lapangan tersebut bisa dipakai kembali.
Harapannya dengan bagusnya kondisi rumput lapangan PSP, maka Pontianak ke depan bisa menciptakan bibit pemain sepak bola Pontianak yang handal. Dengan ditambah intensnya event turnamen sepak bola, dia optimis ada pemain Kota Pontianak yang tembus skuad garuda.(iza)
Editor : Hanif