PONTIANAK POST - Ridho Adyt Setiawan resmi terpilih sebagai Ketua Umum Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kalimantan Barat untuk periode 2025–2028.
Penetapan ini merupakan hasil Musyawarah Daerah (Musda) ke-XVI HIPMI Kalbar yang berlangsung secara sah dan quorum, dihadiri oleh 10 dari 13 Badan Pengurus Cabang (BPC) se-Kalimantan Barat. Terpilihnya Ridho juga telah dikukuhkan melalui Surat Keputusan resmi dari Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI.
Ridho menyampaikan bahwa amanah sebagai ketua umum bukan semata tentang kemenangan pribadi, tetapi merupakan tanggung jawab kolektif untuk membangun kekuatan ekonomi generasi muda di Kalbar.
Dalam pernyataannya, Ridho mengungkapkan komitmennya menjadikan HIPMI sebagai organisasi yang produktif, kolaboratif, dan relevan dengan kebutuhan zaman.
Sebagai pengusaha muda yang bergerak di sektor properti, Ridho dikenal aktif dalam berbagai forum kewirausahaan. Dalam kepemimpinannya, ia mengusung visi untuk membentuk ekosistem wirausaha yang berkelanjutan dan inklusif. Program kerja yang direncanakan mencakup pelatihan kewirausahaan, penguatan kapasitas sumber daya manusia muda, pembangunan inkubator bisnis, dan perluasan akses terhadap permodalan.
“Kita akan siapkan program kerja yang konkret. Mulai dari pelatihan kewirausahaan, akses permodalan, hingga kolaborasi dengan pemerintah dan dunia usaha. Anak muda Kalbar harus punya tempat untuk tumbuh dan berkembang sebagai pelaku ekonomi,” tegasnya.
Ridho juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dunia usaha, dan sektor perbankan. Ia menekankan bahwa HIPMI Kalbar harus menjadi lokomotif pemberdayaan ekonomi generasi muda serta wadah untuk melahirkan solusi konkret atas tantangan dunia usaha.
Dalam waktu dekat, Ridho akan membentuk susunan kepengurusan yang merepresentasikan semangat keberagaman dan keterlibatan lintas sektor. Ia menyatakan bahwa organisasi harus menjadi ruang terbuka bagi kader-kader muda HIPMI dari berbagai latar belakang untuk tampil dan berkontribusi.
“HIPMI harus menjadi rumah besar yang inklusif dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Dalam waktu dekat, saya akan menyusun kepengurusan yang solid untuk menjalankan program kerja yang menyasar penguatan kapasitas pengusaha muda serta pembangunan ekonomi daerah,” jelasnya.
Menanggapi dinamika internal organisasi, Ridho menegaskan bahwa HIPMI bukanlah organisasi elitis, melainkan gerakan bersama yang mendorong transformasi ekonomi daerah. Ia ingin setiap anggota memiliki ruang yang sama untuk berkembang melalui sistem kaderisasi yang sehat dan pembinaan langsung di tingkat BPC.
Sebagai bentuk apresiasi, Ridho menyampaikan penghargaan kepada Ketua HIPMI Kalbar demisioner, Gulam Mohamad Sharon, atas dedikasi dan kepemimpinan selama masa jabatan sebelumnya. Ia berjanji untuk melanjutkan dan menyempurnakan arah kebijakan yang telah dirintis demi menjadikan HIPMI Kalbar lebih adaptif dan berdampak.
“Bang Sharon telah memberikan pondasi kepemimpinan yang kuat. Saya akan melanjutkan dan menyempurnakan visi beliau, demi menjadikan HIPMI Kalbar semakin relevan dan tangguh di masa depan,” ungkap Ridho.
Pemilihan Ridho sebagai calon tunggal terjadi karena hanya dia yang mengembalikan formulir pendaftaran tepat waktu dari dua bakal calon yang mendaftar. Keputusan penetapan kepemimpinannya dituangkan dalam SK Musda Nomor 07/MUSDA-XVI/HIPMI/KALBAR/2025 yang diakui secara resmi oleh BPP HIPMI.
Dukungan terhadap Ridho juga datang dari tingkat pusat. Dewan Kehormatan BPP HIPMI, Iwan Gunawan, memastikan bahwa Musda HIPMI Kalbar telah berjalan sesuai aturan dan hasilnya sah di mata organisasi. Ia mengucapkan selamat atas terpilihnya Ridho dan berharap kepemimpinannya membawa kemajuan nyata bagi pengusaha muda di Kalimantan Barat.
"Musda HIPMI Kalbar telah selesai dan berjalan lancar sesuai ketentuan yang berlaku. Ketua Umum yang sah dan diakui adalah Adinda Ridho Adyt Setiawan. Selamat mengemban amanah,” ujar Iwan Gunawan.
Dengan semangat kebersamaan, Ridho menyatakan bahwa HIPMI akan terus membuka ruang kolaborasi dengan organisasi kepemudaan dan asosiasi pengusaha lainnya. Menurutnya, HIPMI adalah rumah besar yang menyatukan berbagai warna dan latar belakang demi tujuan bersama: mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui potensi generasi muda.
Ridho mengajak seluruh anggota dan pemangku kepentingan untuk bersama-sama membangun HIPMI Kalbar yang kuat, profesional, dan berdampak nyata. Ia yakin, dengan kerja kolektif dan inovasi berkelanjutan, HIPMI Kalbar dapat menjadi simbol kekuatan anak muda dalam mendorong transformasi ekonomi di Bumi Khatulistiwa. (mse)
Editor : Hanif