Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Peringatan ke-117 Hari Kebangkitan Nasional di Kalbar: Tema Menuju Kebangkitan yang Bersahaja

Novantar Ramses Negara • Jumat, 23 Mei 2025 | 01:16 WIB
FOTO BERSAMA: Foto bersama usai upacara peringatan ke-117 Hari Kebangkitan Nasional berlangsung khidmat di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar.
FOTO BERSAMA: Foto bersama usai upacara peringatan ke-117 Hari Kebangkitan Nasional berlangsung khidmat di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar.

PONTIANAK POST – Upacara peringatan ke-117 Hari Kebangkitan Nasional berlangsung khidmat di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, mengusung tema "Menuju Kebangkitan Nasional yang Bersahaja, Berpihak, dan Berkelanjutan".

Kegiatan yang digelar pada Selasa (20/5), dipimpin Asisten Administrasi dan Umum (Asisten III) Sekretariat Daerah Kalimantan Barat Alfian yang hadir mewakili Gubernur Kalbar.

Dalam kesempatan tersebut, Alfian membacakan sambutan resmi dari Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia. Ia menyampaikan bahwa di tengah dinamika global yang sarat ketegangan, Indonesia memilih posisi sebagai mitra terpercaya yang bebas dan aktif dalam menentukan arah kepentingan nasional.

Pendekatan ini menjadikan Indonesia semakin dihargai dalam berbagai forum internasional, tidak hanya sebagai penyampai kepentingan dalam negeri, tetapi juga sebagai pembawa solusi bersama.

“Indonesia kini hadir sebagai jembatan dialog di tingkat global, sekaligus penopang pembangunan di dalam negeri yang tak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mengedepankan keadilan dan pemerataan,” ujar Alfian dalam sambutan tertulis tersebut.

Ia menambahkan, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bersama Kabinet Merah Putih memulai kerja-kerja dasar yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat. Menurutnya, kebangkitan nasional dibangun dari pondasi yang sederhana namun kokoh, mulai dari memastikan ketenangan hidup, kecukupan pangan, dan kelapangan hati masyarakat.

Salah satu contoh nyata adalah peluncuran Program Makan Bergizi Gratis. Hingga saat ini, lebih dari 3,4 juta anak di Indonesia telah merasakan manfaat langsung program tersebut. Pemerintah menargetkan hingga November 2025, sebanyak 82,9 juta warga akan menjadi penerima manfaat.

“Sebuah langkah yang tampak sederhana, namun menjadi fondasi penting untuk masa depan. Anak-anak yang cukup gizi akan tumbuh sehat dan siap belajar, menjadi generasi penerus yang tangguh,” imbuhnya.

Sektor kesehatan, hingga 19 Mei 2025, tercatat sebanyak 4,15 juta warga telah menerima layanan pemeriksaan kesehatan gratis secara menyeluruh. Pemerintah mencatat lebih dari 6 juta orang telah mendaftar untuk layanan ini. Program ini bukan hanya soal pengobatan, tetapi juga soal memastikan rasa aman bagi setiap warga tanpa dibatasi kemampuan finansial.

Layanan juga dipermudah lewat teknologi digital, termasuk konsultasi dokter secara daring dan akses informasi kesehatan langsung dari perangkat seluler.

Lebih lanjut, Alfian menuturkan bahwa pemerintah tengah memperkuat struktur ekonomi nasional melalui pembentukan Danantara Investment Agency, lembaga yang berfokus pada pengelolaan kekayaan negara agar lebih terarah dan berdampak nyata. Di bidang pengembangan sumber daya manusia, hadirnya pusat-pusat pelatihan vokasi serta pelatihan talenta digital menjadi fokus utama, termasuk kolaborasi dengan industri untuk menghadapi tantangan era kecerdasan buatan dan transformasi digital.

Tak hanya itu, pemerintah juga meluncurkan Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola dan Perlindungan Anak di Ruang Digital (PP TUNAS), yang bertujuan melindungi generasi muda di dunia maya agar tumbuh dalam lingkungan digital yang aman dan beretika.

“Semua langkah ini bermuara pada satu tujuan: membangun masa depan Indonesia yang lebih maju, berpihak kepada rakyat, dan berkelanjutan. Momentum Hari Kebangkitan Nasional ini menjadi pengingat sekaligus peneguh komitmen kita terhadap cita-cita bersama,” tutup Alfian. (mse)

Editor : Hanif
#Bersahaja #kebangkitan #kalbar #peringatan #harkitnas