Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Satu Individu Orangutan Dikirim ke PSO Arsari Milik Hashim Djojohadikusumo

Arief Nugroho • Senin, 26 Mei 2025 | 13:45 WIB
Orangutan "Mungky" saat dipindahkan dari YPOS menuju PSO Arsasi Kaltim pada Jumat (23/5).
Orangutan "Mungky" saat dipindahkan dari YPOS menuju PSO Arsasi Kaltim pada Jumat (23/5).

PONTIANAK POST - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat bekerja sama dengan Yayasan Penyelamatan Orangutan Sintang (YPOS) melakukan translokasi satu individu Orangutan kalimantan (Pongo pygmaeus) ke Pusat Suaka Orangutan (PSO) Arsasi di Kalimantan Timur, Jumat (23/5/2025).

Orangutan jantan bernama “Mungky”, berusia 24 tahun itu merupakan hasil penyelamatan petugas BKSDA Kalimantan Barat dari masyarakat di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat pada tahun 2014.

Primata terancam punah itu kemudian dititiprawat di YPOS untuk menjalani rehabilitasi. Namun demikian, Mungky menunjukkan perilaku agresif yang menetap dan tidak memungkinkan untuk mengikuti proses pembelajaran bertahan hidup di alam liar.

Berdasarkan penilaian medis dan perilaku, Mungky dikategorikan sebagai orangutan yang tidak dapat dilepasliarkan (unreleasable).

Kepala Balai KSDA Kalimantan Barat, Murlan Dameria Pane mengatakan, sejak awal, Mungky menunjukkan perilaku agresif yang berisiko dan tidak memungkinkan mengikuti program rehabilitasi dan sekolah hutan.

“Selama lebih dari 10  tahun Mungky hidup bergantung pada manusia dan tidak pernah menjalani pembekalan kemampuan bertahan di alam,” kata Murlan Dameria, dalam keterangan tertulisnya, Senin (26/5/2025).

Oleh karena itu, kata Murlan, translokasi di PSO Arsari merupakan solusi terbaik. “PSO Arsari memberikan solusi alternatif bagi Mungky untuk menjalani kehidupan semi-liar dalam lingkungan yang mendukung kesejahteraannya,” tambah Murlan.

Mungky diberangkatkan dari Sekolah Hutan Jerora di Sintang pada Jumat, 22 Mei 2025 pukul 20.00 WIB, menempuh perjalanan darat selama sembilan jam menuju Bandara Supadio, Kubu Raya. Selama perjalanan, kondisi kesehatan Mungky terus dipantau oleh tim medis YPOS.

Selanjutnya, pada Jumat, 23 Mei 2025 pagi hari pukul 08.00 WIB, Mungky diterbangkan menuju Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Balikpapan dan sempat transit lebih kurang 4 jam di Bandara Soekarno Hatta Jakarta.

Setibanya di Balikpapan perjalanan dilanjutkan melalui darat menuju Pelabuhan ITCI, dan akhirnya tiba di PSO Arsari pada pukul 21.59 WITA. Sesampainya di lokasi, Mungky akan menjalani observasi dan pemantauan lanjutan oleh tim medis untuk memastikan kondisi fisik dan mentalnya tetap stabil.

PSO Arsari merupakan kawasan hutan semi alami dengan luas 247 hektare yang terletak di Pulau Kelawasan, Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, atau sekitar 10 kilometer dari Titik Nol Ibu Kota Nusantara (IKN).

Kawasan Suaka Orangutan dibawah Yayasan Arsari, yang dipimpin Hashim Djojohadikusumo, yang tak lain adalah adik kandung Presiden RI Prabowo Subianto itu diklaim memiliki fasilitas dan pengelolaan yang memenuhi prinsip kesejahteraan satwa terutama bagi orangutan, khususnya orangutan jantan yang tidak dapat dilepasliarkan ke habitat alaminya karena alasan tertentu. (arf)

Editor : Miftahul Khair
#pso arsari #lepas liar #bksda #orangutan