Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Norsan Luncurkan Gerakan Zakat, Infak dan Sedekah ASN Mulai Juni: Gaji ASN Muslim Langsung Diipotong 2,5 Persen

Novantar Ramses Negara • Jumat, 30 Mei 2025 | 02:08 WIB
ZAKAT: Launching Payroll System Zakat ASN Pemprov Kalbar. Seluruh ASN muslim Pemprov Kalbar diimbau rutin menunaikan zakat profesi sebesar 2,5 persen dari gaji bulanan
ZAKAT: Launching Payroll System Zakat ASN Pemprov Kalbar. Seluruh ASN muslim Pemprov Kalbar diimbau rutin menunaikan zakat profesi sebesar 2,5 persen dari gaji bulanan

PONTIANAK POST - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat meluncurkan Gerakan Zakat Infak dan Sedekah ASN sebagai upaya memperkuat solidaritas sosial dan pengentasan kemiskinan melalui mekanisme zakat yang terorganisir.

Peluncuran tersebut dipimpin Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan didampingi Kepala Baznas Kalbar Uray Muhammad Amin, serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemprov Kalbar di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, Selasa (27/5).

Dalam sambutannya, Ria Norsan menekankan pentingnya kewajiban zakat bagi umat Islam sebagai bagian dari rukun Islam yang ketiga. Ia menyerukan kepada seluruh ASN muslim untuk rutin menunaikan zakat profesi sebesar 2,5 persen dari gaji bulanan melalui mekanisme pemotongan otomatis atau payroll system yang akan dikoordinasikan bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kalbar.

“Zakat itu bukan pilihan, tapi kewajiban. Bagi kita umat Islam, zakat adalah bentuk nyata syukur atas rezeki yang Allah berikan. Kita sisihkan sedikit, tapi besar nilainya bagi yang membutuhkan. Bukan soal jumlah, tapi kepedulian,” kata Ria Norsan.

Norsan yang saat ini juga sedang menempuh penyelesaian gelar Doktor itu juga membagikan pengalaman pribadinya saat pertama kali menggulirkan gerakan zakat profesi semasa menjabat sebagai Bupati Mempawah. Menurutnya, banyak ASN yang awalnya ragu namun kemudian merasakan langsung berkah dan manfaat dari menunaikan zakat secara rutin.

“Dulu banyak yang menolak, alasannya gaji kecil, tak cukup. Tapi setelah dijalankan, mereka datang sendiri ke saya, bilang gajinya tetap tapi cukup sampai akhir bulan, bahkan anak jarang sakit, motornya nggak rewel lagi. Itulah keberkahan,” tuturnya.

Dirinya menegaskan, mulai akhir Juni 2025, seluruh ASN muslim di lingkungan Pemprov Kalbar akan dikenakan pemotongan zakat profesi sebesar 2,5 persen secara otomatis. Bagi yang berkeberatan, diarahkan untuk menyampaikan pernyataan secara tertulis. Namun, ia berharap partisipasi penuh seluruh ASN demi tujuan mulia bersama.

“Kita gunakan doa ‘Allahumma Paksa’. Bukan paksaan dalam arti negatif, tapi dorongan iman agar kita ikhlas berbagi. Ini bukan semata rutinitas, ini bagian dari ibadah dan solusi sosial,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Baznas Provinsi Kalbar Uray Muhammad Amin, dalam laporannya menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2024 hingga 31 Desember, total penghimpunan zakat dan infak yang dikelola Baznas Kalbar mencapai Rp2,89 miliar.

“Pengumpulan terbesar berasal dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kementerian Agama Kalbar sebesar Rp162 juta, disusul Baitul Maal Indonesia Rp155 juta, Bank Kalbar Rp150 juta, RSUD dr. Soedarso Rp145 juta, dan Masjid Raya Mujahidin Rp116 juta,” ungkap Uray.

Uray mengapresiasi dukungan penuh dari Pemprov Kalbar dan berharap penerapan sistem pemotongan langsung zakat ASN muslim dapat terlaksana secara menyeluruh mulai Juni mendatang.

“Insyaallah, dengan sistem ini kita bisa membantu lebih banyak kaum duafa, anak yatim, dan warga miskin di Kalbar. Baznas siap menyalurkan amanah ini secara transparan dan tepat sasaran,” ujarnya.

Gerakan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya penguatan ekonomi umat dan pendayagunaan zakat untuk pembangunan sosial. Dana yang terhimpun akan disalurkan kepada mustahik melalui program-program Baznas yang meliputi bantuan pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Di akhir rangkaian acara tersebut, dilangsungkan penandatanganan dengan jajaran OPD di Lingkungan Pemprov Kalbar bersama PT Bank Kalbar sebagai bentuk dukungan atas gagasan dari program Gubernur yang disaksikan secara langsung oleh Ria Norsan. (mse/r)

Editor : Hanif
#ria norsan #Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat #gaji asn #sedekah #asn #infak #gerakan zakat