Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Bikers Pontianak Meriahkan Nobar Kemenangan Timnas Indonesia atas China

Deny Hamdani • Jumat, 6 Juni 2025 | 12:53 WIB
Euforia Bikers Pontianak dan warga Pontianak setelah menonton laga Timnas Indonesia vs China di salah satu cafe, Kamis (5/6/2025) malam.
Euforia Bikers Pontianak dan warga Pontianak setelah menonton laga Timnas Indonesia vs China di salah satu cafe, Kamis (5/6/2025) malam.

PONTIANAK POST – Euforia kemenangan Tim Nasional (Timnas) Indonesia atas China dalam laga lanjutan Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia yang digelar pada Kamis malam (5/6/2025) turut membara di Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Ratusan penonton memadati Garis Coffee Shop yang menjadi lokasi nonton bareng (nobar), dengan antusiasme tinggi ditemani kehadiran langsung Wakil Ketua DPRD Kalbar sekaligus Sekretaris DPD Golkar Kalbar, H. Prabasa Anantatur.

Acara nobar ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan bertajuk “Riding 4 Timnas” yang diselenggarakan oleh komunitas Bikers Pontianak sebagai bentuk dukungan nyata kepada Timnas Indonesia menjelang babak kualifikasi Piala Dunia 2026.

Sejak pukul 16.00 WIB, ratusan pengendara motor dari berbagai komunitas berkumpul di Rumah Adat Melayu untuk mengikuti rolling city. Mengenakan jersey merah putih, mereka melintasi jalanan utama Kota Pontianak sambil membawa spanduk dan atribut dukungan untuk skuad Garuda.

Setelah tiba di titik finish, Garis Coffee Shop, acara dilanjutkan dengan seremoni pembukaan. Wakil Ketua DPRD Kalbar, H. Prabasa Anantatur, hadir sebagai tamu kehormatan dan memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif positif yang memperkuat semangat nasionalisme masyarakat Kalbar.

“Saya bangga melihat antusiasme masyarakat Pontianak, terutama para bikers yang rela berkendara bersama demi mendukung timnas. Ini adalah bentuk kecintaan kita terhadap tanah air dan olahraga sepak bola,” ujar Prabasa.

Sebelum pertandingan dimulai, suasana semakin semarak dengan sesi games interaktif dan pembagian doorprize. Para peserta juga menikmati welcome drink gratis yang disediakan panitia. Tepat pukul 19.30 WIB, seluruh mata tertuju pada layar besar saat Timnas Indonesia tampil gemilang dan berhasil menundukkan China dengan skor tipis 1-0.

Kemenangan ini sontak membuat suasana nobar bergemuruh. Teriakan “Indonesia! Indonesia!" membahana hingga larut malam. Para penonton saling berpelukan, foto bersama, dan tak henti-hentinya memuji performa pasukan Patrick Kluivert.

“Ini momen yang sangat membanggakan. Saya yakin peluant Timnas masih terbuka untuk bisa tembus ke Piala Dunia 2026,” ujar Andi, salah satu anggota komunitas motor yang ikut dalam riding.

Panitia penyelenggara menyampaikan bahwa tujuan dari acara ini tidak hanya sekadar nobar, tetapi juga mempererat silaturahmi antarkomunitas motor serta memupuk semangat kebangsaan di tengah generasi muda.

"Kami ingin tunjukkan bahwa kalangan biker juga peduli dengan perkembangan olahraga nasional. Kami siap mendukung Timnas, baik di jalan maupun di lapangan,” tutup ketua panitia.

Hingga acara usai sekitar pukul 23.00 WIB, para peserta masih enggan meninggalkan lokasi. Mereka terus membicarakan kemenangan tersebut sambil membagikan foto-foto di media sosial dengan tagar #GarudaDiJalan #Riding4Timnas #GolDiJalanGolDiLapangan.

Jaga Asa Ke Pildun 2026

Tim Nasional (Timnas) Indonesia berhasil meraih kemenangan bersejarah atas China dengan skor 1-0 dalam laga lanjutan Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Pertandingan yang sangat dinanti ini digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Kamis malam, 5 Juni 2025.

Gol tunggal kemenangan Skuad Garuda dicetak oleh Ole Romeny melalui titik penalti menjelang akhir babak pertama. Kemenangan ini tidak hanya menjadi pembalasan atas kekalahan 1-2 di pertemuan pertama pada Oktober 2024, tetapi juga menjaga asa Indonesia untuk melaju lebih jauh di kualifikasi.

Jalannya Pertandingan

Pertandingan dimulai dengan tempo sedang, di mana kedua tim tampak berhati-hati dalam membangun serangan. Indonesia, didukung oleh puluhan ribu suporter yang memadati SUGBK, mencoba mengambil inisiatif serangan sejak menit awal. Beberapa peluang diciptakan melalui kombinasi permainan dari lini tengah yang dimotori oleh Thom Haye dan Joey Pelupessy.

China tidak tinggal diam dan beberapa kali mengancam gawang Indonesia yang dikawal oleh Emil Audero. Namun, pertahanan solid yang digalang oleh Jay Idzes, Justin Hubner, dan Rizky Ridho berhasil mementahkan serangan-serangan tim tamu.

Kebuntuan pecah pada menit ke-43. Melalui sebuah skema serangan, Ricky Kambuaya dijatuhkan di kotak terlarang oleh pemain belakang China. Setelah melakukan pengecekan melalui Video Assistant Referee (VAR), wasit menunjuk titik putih. Ole Romeny yang maju sebagai eksekutor dengan tenang berhasil mengelabui kiper China, Wang Dalei, dan membawa Indonesia unggul 1-0. Skor ini bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, China yang tertinggal satu gol langsung meningkatkan intensitas serangan. Pelatih China memasukkan dua pemain bertipe menyerang untuk menambah daya gedor. Peluang emas sempat didapat tim tamu pada menit ke-47, namun tendangan pemain China masih mampu diamankan dengan baik oleh Emil Audero.

Timnas Indonesia yang berada di bawah tekanan bermain lebih disiplin dan sesekali melancarkan serangan balik cepat. Pelatih Patrick Kluivert melakukan beberapa pergantian pemain untuk menjaga kesegaran tim, di antaranya memasukkan Ramadhan Sananta untuk menggantikan Ole Romeny.

Hingga peluit panjang dibunyikan, China gagal mencetak gol balasan. Skor 1-0 untuk kemenangan Indonesia tidak berubah. (den)

Editor : Miftahul Khair
#bikers pontianak #indonesia #DPRD Kalbar #timnas #wakil ketua