Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Tiga Jamaah Haji Kalbar Wafat di Tanah Suci, Enam Masih Dirawat

Idil Aqsa Akbary • Rabu, 11 Juni 2025 | 02:23 WIB

 

 

Ilustrasi ibadah haji.
Ilustrasi ibadah haji.

PONTIANAK POST – Sebanyak tiga Jamaah haji asal Kalimantan Barat dilaporkan wafat di Tanah Suci hingga Senin, 9 Juni 2025. Sementara itu, enam jamaah lainnya masih menjalani perawatan intensif baik di rumah sakit maupun penginapan jamaah.

Informasi tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kalbar sekaligus Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kalbar, Harisson.

"Pertama, atas nama Pemerintah Provinsi Kalbar, kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya tiga orang jamaah haji asal Kalbar di Tanah Suci. Kami doakan almarhum, dan almarhumah husnul khatimah dan mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT," kata Harisson. 

Adapun ketiga jamaah yang wafat adalah, Sri Nazilah (56 tahun), asal Kota Pontianak, tergabung dalam Kloter BTH 26 Kalbar. Almarhumah merupakan ASN yang bertugas sebagai staf di Sub Bagian Keuangan dan Aset, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kalbar. Ia wafat di Hotel Rabiyeh Al Hijaz, Makkah, pukul 07.31 WAS, Senin (9/6) karena Acute Coronary Syndrome (serangan jantung akut).

Yang kedua, ada Mas Zahara (66 tahun), asal Kabupaten Mempawah, dari Kloter BTH 22 Kalbar. Almarhumah wafat di King Faisal Hospital, Makkah, pukul 23.27 WAS, Minggu (8/6), akibat penyakit ginjal. 

Kemudian yang ketiga, Tarmizi bin Samad Muhammad (63 tahun), asal Kota Pontianak, dari Kloter BTH 26, yang wafat sebelumnya. Ketiga jenazah disalatkan di Masjidil Haram, dan dimakamkan di dua lokasi berbeda, yakni Pemakaman Al Sharayea dan Ma’la, Makkah.

“Proses pemulasaran jenazah dilakukan sesuai prosedur Pemerintah Arab Saudi. Kami juga terus mendampingi para keluarga dan memastikan hak-hak jamaah terpenuhi,” ujarnya.

Sementara itu, enam jamaah haji asal Kalbar tercatat dalam kondisi sakit, terdiri dari empat orang yang dirawat di rumah sakit, dan dua orang dirawat di penginapan jamaah.

“Total jamaah Kalbar yang sedang dirawat per tanggal 9 Juni 2025 ada enam orang,” jelas Harisson.

Berikut sebaran jamaah sakit menurut kloter. Kloter 21 (Sambas dan Kubu Raya), satu orang dirawat di Mina El Wadi Hospital. Kloter 22 (Kubu Raya, Mempawah, Kayong Utara), ada dua orang, masing-masing dirawat di hotel, dan rumah sakit. 

Baca Juga: Kemensos Buka Lowongan Guru untuk Sekolah Rakyat, Wajib Punya Sertifikat PPG

Kemudian kloter 25 (Ketapang, Sintang, Sekadau), ada satu orang dirawat di Saudi National Hospital. Lalu kloter 26 (Kota Pontianak), satu orang dirawat di hotel. Dan kloter 27 (Bengkayang dan daerah lainnya), satu orang dirawat intensif di ICU RS King Faisal.

Harisson menambahkan, Tim Kesehatan Haji terus memantau kondisi jamaah setiap hari, dan memastikan seluruh layanan berjalan optimal.

"Alhamdulillah, mayoritas jamaah Kalbar dalam kondisi baik. Namun kami tetap mengimbau agar jamaah menjaga kesehatan, perbanyak istirahat, dan patuhi instruksi dari petugas kloter," pesannya.(bar)

Editor : Hanif
#jemaah haji #Meninggal dunia di tanah suci #harisson #wafat di Tanah Suci #Jemaah Haji Kalbar #ppih