PONTIANAK POST - Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat dari Fraksi Gerindra, Wilson Afrizal Silalahi menyampaikan aspirasi terkait kondisi infrastruktur di daerah pemilihannya (dapil), yakni wilayah Sanggau dan Sekadau. Ia meminta agar pemerintah provinsi memberikan perhatian yang lebih serius dalam meningkatkan kualitas jalan di dua kabupaten tersebut.
Wilson yang merupakan warga Balai Karangan, tidak jauh dari wilayah perbatasan Kalimantan Barat, Indonesia dan Malaysia, mengatakan bahwa selama ini pembangunan infrastruktur di dapilnya cenderung kurang diperhatikan. Menurutnya, hal ini karena pada periode sebelumnya, gubernur berasal dari luar wilayah tersebut.
"Saya dari Dapil Sanggau-Sekadau, domisili saya juga di Balai Karangan, dekat dengan perbatasan. Selama ini mungkin saja dan pas kebetulan gubernur sebelumnya berasal dari Kota Pontianak, sehingga mungkin secara tidak langsung, wilayah Sanggau dan Sekadau agak terabaikan,” ujar Wilson saat sesi penyampaian aspirasi di DPRD Kalbar.
Ia menambahkan, dengan adanya Wakil Gubernur Kalbar yang berasal dari Sanggau, yaitu Krisantus Kurniawan, ia berharap ada perubahan signifikan dalam alokasi anggaran pembangunan, terutama infrastruktur jalan.
"Sekarang wakil gubernur adalah orang Sanggau. Saya harap beliau bisa menyampaikan aspirasi kami ke Pak Gubernur, agar daerah kami diperhatikan,” katanya.
Wilson menyebutkan, banyak jalan di Sanggau dan Sekadau yang masih berupa jalan tanah atau hanya pengerasan dengan batu laterit. Jalan aspal masih sangat minim karena keterbatasan anggaran. Padahal, akses jalan yang baik menjadi salah satu faktor penentu pertumbuhan ekonomi dan mobilitas masyarakat.
"Jalan-jalan di sana masih banyak yang berupa aspal kuning atau bahkan belum tersentuh pengerasan. Mungkin cukup pakai laterit dulu, karena biaya untuk pengaspalan cukup besar. Tapi tetap harus ada perbaikan bertahap,” imbuhnya.
Wilson menutup aspirasinya dengan ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah mendengarkan masukan tersebut, serta berharap usulan ini dapat ditindaklanjuti dalam rencana pembangunan daerah tahun depan.(den)
Editor : Hanif