PONTIANAK POST – Warga yang bermukim di Komplek Purnama Agung 7, Jalan Purnama, Kota Pontianak, saat ini menghadapi kesulitan akses menuju rumah mereka akibat kerusakan pada jembatan penghubung yang menjadi satu-satunya jalur utama menuju kompleks tersebut.
Pantauan di lapangan, struktur penyangga jembatan tersebut patah, menyebabkan badan jembatan melengkung dan tidak lagi aman dilintasi kendaraan maupun pejalan kaki.
Jembatan kini dalam kondisi tidak bisa difungsikan sebagaimana mestinya, bahkan terlihat sejumlah material bekas di atasnya yang menunjukkan jembatan telah lama dibiarkan tanpa penanganan.
Warga setempat mengaku sudah cukup lama menunggu adanya perbaikan, namun hingga kini belum terlihat adanya tanda-tanda perbaikan dari instansi terkait. Akibatnya, warga harus memutar jauh menggunakan jalan alternatif lain, yang tentu menambah waktu dan biaya perjalanan harian mereka.
“Kami sangat berharap ada perhatian dari pemerintah kota, khususnya Dinas PUPR Pontianak. Ini jalur utama kami untuk masuk ke kompleks. Kalau terus dibiarkan, bisa makin parah dan membahayakan,” ungkap salah seorang warga.
Jembatan ini tidak hanya penting bagi akses warga, tetapi juga berperan sebagai jalur evakuasi atau distribusi logistik jika sewaktu-waktu terjadi kondisi darurat.
Masyarakat berharap Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pontianak segera turun tangan melakukan perbaikan, demi menjamin kelancaran mobilitas dan keselamatan warga sekitar.**
Editor : Miftahul Khair