Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Festival Waisak 2025 KBMB Untan: Dari Baksos hingga Pertunjukan Seni

Silvina PP • Senin, 23 Juni 2025 | 14:42 WIB
Puncak Festival Waisak KBMB Untan menggelar Seminar oleh Bhante Thitayanno Mahathera pada 15 Juni 2025 lalu.
Puncak Festival Waisak KBMB Untan menggelar Seminar oleh Bhante Thitayanno Mahathera pada 15 Juni 2025 lalu.

PONTIANAK POST - Dalam rangka memperingati Hari Trisuci Waisak 2569 BE/2025, Keluarga Besar Mahasiswa Buddhis Universitas Tanjungpura (KBMB Untan) kembali menggelar serangkaian kegiatan Festival Waisak 2025.

Rangkaian acara ini tidak hanya menjadi momen perayaan keagamaan, tetapi juga wadah pembinaan diri, pengembangan spiritual, serta bentuk nyata kepedulian sosial kepada masyarakat.

Sebagai pembuka rangkaian kegiatan, tepatnya Sabtu (10/5/2025) lalu, panitia melaksanakan Bakti Sosial “Pelayanan Ibu dan Anak” di SDN 08 Sungai Kakap.

Kegiatan ini bertujuan mendukung kesehatan ibu hamil dan anak-anak dengan memberikan suplemen, serta pemeriksaan kesehatan sederhana. Seperti pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar lengan, dan lingkar kepala.

Bekerja sama dengan tenaga kesehatan dari Puskesmas setempat, kegiatan ini diharapkan mampu membantu memantau tumbuh kembang anak-anak sejak dini.

Ketua Panitia, Aruna Wiryajayo, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan ibu dan anak demi menciptakan generasi yang sehat, kuat, dan cerdas.

"Puncak acara Festival Waisak 2025 digelar pada Minggu (15/6/2025) lalu, mengusung tema Melalui Waisak Kita Tingkatkan Pengendalian Diri dalam Kehidupan," ujarnya.

Bhante Thitayanno Mahathera diundang sebagai narasumber utama yang membawakan materi mengenai pengembangan pengendalian diri dalam ajaran Buddhis, serta bagaimana penerapannya dalam kehidupan sehari-hari demi mencapai ketenangan batin dan keharmonisan sosial.

Selain seminar, kemeriahan acara turut diwarnai penampilan seni dan budaya dari anggota KBMB Untan serta komunitas lainnya. Beberapa diantaranya yaitu pertunjukan musik tradisional Sui Yuan, penampilan tari Rimba Raya, pertunjukan tari tradisional dan modern lainnya, pembacaan syair Dhammapada, serta penyelenggaraan lomba video inspiratif dan lomba menyanyi solo.

Antusiasme peserta semakin terasa dengan adanya sesi pembagian doorprize yang menambah suasana meriah. Peserta mengapresiasi pelaksanaan acara yang dinilai sangat menarik.

Baik itu dari segi penampilan, dekorasi, hingga fasilitas yang disediakan. Sebagian peserta juga memberikan masukan agar ke depannya informasi terkait festival dapat lebih disebarluaskan ke berbagai komunitas untuk menjangkau lebih banyak peserta.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, 18 Juni 2025, dilaksanakan Bakti Sosial Dana Paramita di Pusat Rehabilitasi Yayasan Sabatu Pontianak. Dalam kegiatan ini, panitia berbagi kehangatan dan kebahagiaan dengan para penghuni yayasan melalui berbagai aktivitas, seperti sesi keakraban, hiburan, serta pemberian bantuan sembako.

“Melalui seluruh rangkaian kegiatan Festival Waisak 2025 ini, KBMB Untan tidak hanya memperingati momen spiritual Waisak, tetapi juga berupaya menanamkan nilai-nilai luhur Dhamma. Juga mempererat solidaritas sosial, serta mendorong pengembangan karakter menuju kehidupan yang harmonis, damai, dan penuh kepedulian,” tutup Aruna, Ketua Panitia. (vie)

Editor : Miftahul Khair
#Universitas Tanjungpura #untan #waisak #baksos #pertunjukan seni #keluarga besar mahasiswa buddhis