Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Serapan Anggaran dan Pajak Pontianak Diprediksi Meningkat pada September

Mirza Ahmad Muin • Selasa, 24 Juni 2025 | 10:42 WIB
Edi Kamtono, Wali Kota Pontianak. (IST)
Edi Kamtono, Wali Kota Pontianak. (IST)

PONTIANAK POST - Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan jika serapan anggaran APBD untuk saat ini masih kecil. Begitu juga dengan pendapatan pajak, di beberapa sektor masih rendah. Dia memperkirakan serapan dan penerimaan pajak ini akan meningkat di September mendatang.

“Serapan anggaran di 2025 ini memang masih kecil. Untuk detail persentasenya ada di BKD. Saat ini program baru mulai tahap lelang. Termasuk kegiatan fisik. Mungkin baru di atas 30 persen, biasanya ini akan naik di September dan Oktober,” ujar Edi Rusdi Kamtono, Senin (23/6).

Lambatnya serapan anggaran ini banyak sebab. Seperti pergantian kepala daerah lalu, mengharuskan Pemkot melakukan penyesuaian visi misi kepala daerah terpilih. Itu juga memerlukan waktu.

Meski demikian, dia tetap optimis jika serapan anggaran di tahun ini bisa mendekati seratus persen ke atas. Begitu juga dengan penerimaan pajak daerah, sejauh ini sudah berjalan. Namun memang terdapat beberapa pajak yang belum meningkat salah satunya PBB. Diapun menekankan agar Bapenda melakukan percepatan dalam mengejar potensi pajak daerah ini.

Dia melanjutkan dampak dari efisiensi anggaran di pemerintah pusat sedikit banyak juga berpengaruh dengan ritme perekonomian di Pemkot. Seperti DAU dan DAK memang ada penundaan, tetapi itu tidak menggangu program di Kota Pontianak. Karena bantuan program dari pusat semuanya berjalan.

Terpisah Ketua DPRD Kota Pontianak Satarudin minta dinas melakukan percepatan terkait serapan anggaran ini. Kontrak yang kaitan dengan tender pengerjaan fisik mesti dilakukan cepat sehingga pengerjaan di lapangan juga bisa berjalan dengan cepat.

“Jangan sampai pengerjaan fisik di lapangan baru dimulai akhir tahun nanti. Belum musim hujan, kemudian kejar-kejaran dengan waktu sebab penggunaan anggaran sudah harus terserap sampai akhir tahun. Ini yang harus dicermati oleh OPD,” ujar Satarudin.

Menurutnya semua program ini sudah rutin tahunan. Sudah seharusnya yang menjadi kendala dapat diselesaikan dengan berbagai evaluasi. Dengan begitu di tahun berikutnya temuan seperti lambannya penyerapan program tak lagi terjadi.(iza) 

Editor : Hanif
#pbb #pendapatan pajak #apbd #bapenda #serapan anggaran #pontianak #Edi Rusdi Kamtono #Wali Kota Pontianak #efisiensi anggaran