Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

DPK Kalbar Gelar Bimtek Literasi 2025, Perkuat Kompetensi Pustakawan dan Guru di Era Digital

Hanif PP • Rabu, 25 Juni 2025 | 00:56 WIB
BIMTEK:  Narasumber dan peserta Bimtek Literasi Informasi Tahun 2025 diabadikan bersama di awal acara.
BIMTEK: Narasumber dan peserta Bimtek Literasi Informasi Tahun 2025 diabadikan bersama di awal acara.

PONTIANAK POST - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Kalimantan Barat sukses menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi Informasi Tahun 2025, Senin (23/6). Bertempat di Aula DPK Kalbar, kegiatan ini menjadi langkah konkret memperkuat kompetensi para pustakawan  dan guru di Kalbar dalam mengelola serta memanfaatkan informasi. 

Plh. Kepala DPK Provinsi Kalbar, Veronika Derlina, S.Pd, M.Pd dalam sambutannya menyampaikan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kualitas SDM. Khususnya dalam pengelolaan dan pemanfaatan informasi  secara akurat, relevan, dan bertanggung jawab di tengah derasnya arus digitalisasi informasi saat ini. Literasi juga menjadi keterampilan yang sangat krusial.

“Di era digital saat ini, informasi berkembang dengan sangat cepat dan mudah diakses. Namun, kemudahan ini juga diiringi dengan tantangan besar. Bagaimana menyaring informasi yang valid, relevan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Di sinilah peran literasi informasi menjadi sangat penting,” tegas Veronika. 

Menurutnya, literasi informasi bukan sekadar kemampuan mencari informasi. Tetapi juga mencakup keterampilan memahami, mengevaluasi, dan menggunakan informasi secara efektif dan etis.

Veronika juga mengungkapkan, kegiatan merupakan implementasi dari amanat Undang-Undang Nomor 43 Pasal 7  Tahun 2007 tentang Perpustakaan.

Undang-Undang  ini  menekankan pentingnya peran perpustakaan dalam mengembangkan kemampuan masyarakat dalam mengakses informasi dan menumbuhkan budaya baca serta pembelajaran sepanjang hayat. Karena itu, Veronika menyebut, bimtek ini penting untuk dilaksanakan.

Melalui Bimtek ini, pihaknya bisa memberikan bimbingan kepada pustakawan, tenaga perpustakaan, dan guru tentang literasi informasi. Khususnya kemampuan mengenali kebutuhan, penelusuran, evaluasi dan pemanfaatan sumber informasi yang relevan.

“Di Bimtek ini kami berharap bapak/ibu peserta bimtek tidak hanya memperoleh pengetahuan baru. Tetapi  membangun jejaring kerja yang lebih solid antar profesi, memperkuat ekosistem literasi di Kalbar, serta menumbuhkan budaya belajar sepanjang hayat di tengah masyarakat kita,” harapnya kepada peserta bimtek.

Veronika  juga berharap kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kapasitas teknis peserta. Tetapi  juga menjadi wadah kolaborasi antarprofesi, memperkuat jaringan kerja, serta mendorong terbentuknya ekosistem literasi yang kuat di Kalbar.

Seperti diketahui ungkapnya pustakawan dan guru memiliki peran sentral sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. Pustakawan menjadi pengelola pengetahuan, sementara guru menjadi penggerak literasi di lingkungan sekolah dan sekitarnya. “Semoga kolaborasi keduanya akan memperkuat pondasi literasi masyarakat kita. Keduanya akan menjadi kekuatan utama dalam membentuk masyarakat yang cerdas informasi,” imbuhnya. 

 Di akhir sambutannya, Veronika menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah hadir dan berkomitmen untuk mengikuti kegiatan ini. “Semoga bimtek ini membawa manfaat besar bagi pengembangan literasi informasi di Kalimantan Barat,” katanya.

Bimtek itu sendiri diikuti 50 peserta yang terdiri dari 27 orang pustakawan, 14 tenaga perpustakaan, dan sembilan  guru. Mereka akan mendapatkan materi dari tiga narasumber yang merupakan praktisi dan pakar di bidang perpustakaan, literasi, dan informasi. Adapun materi yang disampaikan meliputi: kebutuhan informasi, penelusuran informasi, evaluasi informasi, analisis-sintesis informasi, dan diseminasi informasi. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Plh. Kepala DPK Kalbar dan akan berlangsung selama satu hari penuh.(vie/ser)

Editor : Hanif
#tantangan #pustakawan #tingkatkan kompetensi #literasi #bimtek #DPK Kalbar #Era Digital