Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Pemprov Kalbar Siap Maksimalkan PAD Lewat Terobosan Inovasi

Novantar Ramses Negara • Senin, 30 Juni 2025 | 09:41 WIB
SIDANG PARIPURNA: Sekda Kalbar, Harisson saat menyampaikan tanggapan dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalbar di Ruang Balairungsari DPRD Kalbar, Senin (23/6).
SIDANG PARIPURNA: Sekda Kalbar, Harisson saat menyampaikan tanggapan dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalbar di Ruang Balairungsari DPRD Kalbar, Senin (23/6).

PONTIANAK POST - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus berupaya melakukan terobosan-terobosan baru sehingga pendapatan setiap tahun bisa mencapai bahkan melampaui target yang ditetapkan.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat (Sekda Kalbar) Harisson saat  mewakili Gubernur Kalbar menyampaikan Tanggapan terhadap Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2024 pada Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalbar di Ruang Balairungsari DPRD Kalbar, Senin (23/6).

“Salah satunya dengan melakukan optimalisasi penagihan pajak kendaraan bermotor melalui surat Tim Pembina Samsat Provinsi Kalbar kepada Perusahaan Perkebunan dan Pertambangan di Wilayah Provinsi Kalbar. Door to door akan kita lakukan oleh Petugas UPT PPD,” ungkapnya.

 Selanjutnya, Pemprov Kalbar akan terus berupaya mengoptimalkan potensi guna meningkatkan pencapaian realisasi, sehingga Pendapatan Asli Daerah (PAD) dapat berkontribusi lebih besar terhadap APBD.

“Terhadap Silpa Tahun 2024, tentunya akan digunakan kembali di tahun berikutnya untuk program dan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan, kemandirian, dan partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan,” ujarnya.

 Terkait perencanaan anggaran, Pemprov Kalbar menyusun alokasi belanja dengan memedomani dokumen-dokumen perencanaan, seperti RPJMD, RPJMN, RKPD, RKP, KUA PPAS, dan lain-lain.

“Alokasi belanja disusun dan sudah mempertimbangkan kondisi makro ekonomi, program prioritas nasional dan daerah serta ketentuan terkait belanja mandatory. Namun jika terjadi asumsi perubahan APBD, dikarenakan ada perubahan asumsi kebijakan, baik bersifat nasional maupun lokal,” tutupnya.

Lebih lanjut, Sekda menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Fraksi-Fraksi DPRD Kalbar atas pemandangan umum terhadap Nota Penjelasan Gubernur Kalbar terhadap Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2024.

 “Kami atas nama Pemerintah Provinsi Kalbar menyampaikan ucapan terima kasih atas apresiasi yang diberikan kepada Pemprov Kalbar, sehubungan dengan pencapaian Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas LKPD TA 2024,” ucapnya.

 Ia menambahkan bahwa pencapaian Opini WTP merupakan hasil kerja bersama yang didukung oleh DPRD Provinsi Kalbar dan akan terus dipertahankan.

 “Hal ini merupakan tanggung jawab kita untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, serta meningkatkan kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah yang bermanfaat untuk pengambilan keputusan dalam rangka pembangunan di Kalbar,” pungkas Harisson. (mse)

Editor : Hanif
#apbd #harisson #Optimalkan PAD #Sekda Kalbar #pemprov kalbar #inovasi #lampaui target #rpjmn