Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Popda Kalbar 2025 Jadi Ajang Strategis: Tempa Atlet Muda Menuju Kancah Nasional

Novantar Ramses Negara • Senin, 30 Juni 2025 | 09:46 WIB
BERSAMA ATELT: Gubernur Kalbar Ria Norsan foto bersama atlet usai membuka Popda Kalbar 2025 di GOR Pangsuma, Senin (23/6).
BERSAMA ATELT: Gubernur Kalbar Ria Norsan foto bersama atlet usai membuka Popda Kalbar 2025 di GOR Pangsuma, Senin (23/6).

PONTIANAK POST – Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kalimantan Barat 2025 tak hanya menjadi ajang kompetisi semata, tetapi juga momentum strategis dalam membina potensi atlet muda dari seluruh daerah di provinsi ini. Hal tersebut ditegaskan Gubernur Kalbar Ria Norsan saat membuka Popda di GOR Pangsuma, Senin (23/6/2025).

Dalam sambutannya, Norsan mengajak seluruh kabupaten dan kota untuk aktif mengirimkan atlet terbaiknya, sekaligus memberikan penghargaan berupa bonus sebagai bentuk dukungan dan apresiasi. Ia meyakini, keterlibatan semua pihak akan memperkuat posisi Kalbar dalam ajang olahraga pelajar nasional.

"Saya minta tidak hanya dari provinsi yang memberikan bonus, tapi kabupaten dan kota juga yang mengirimkan atletnya. Kepala daerah seperti bupati dan wali kota juga perlu ikut mengapresiasi dengan bonus bagi atlet berprestasi," ujarnya.

Norsan menyebut Popda sebagai bagian dari sistem kompetisi olahraga pelajar yang berjenjang dan berkelanjutan. Selain menjadi ajang seleksi menuju Popnas, kegiatan ini juga dinilai efektif dalam menggali dan mengasah bakat atlet pelajar dari berbagai penjuru Kalbar.

"Keberhasilan ada pada diri kalian sendiri. Kalau ingin sukses, harus disiplin, rajin berlatih, jaga kesehatan, dan bertanding secara jujur serta sportif," pesannya kepada para atlet.

Gubernur optimistis bahwa para atlet pelajar Kalbar telah menunjukkan kemajuan yang signifikan. Hal ini didukung prestasi sebelumnya di ajang nasional, di mana Kalbar berhasil menembus delapan besar.

"Insya Allah, November nanti kita akan berlaga di Popnas di Jakarta. Kita butuh bibit terbaik dari Kalbar, dan Popda ini jadi langkah awal mempersiapkan mereka," tambahnya.

Pemerintah Provinsi Kalbar, kata Norsan, telah menyiapkan bonus bagi atlet yang mampu meraih prestasi di tingkat nasional. Kebijakan ini diharapkan memotivasi sekaligus menjadi bentuk penghargaan terhadap jerih payah atlet.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Kalbar, Windy Prihastari  menyampaikan bahwa Popda tahun ini diikuti oleh 14 kabupaten/kota dengan jumlah total 525 peserta, terdiri dari atlet, pelatih, dan ofisial.

Para peserta bertanding dalam enam cabang olahraga, yaitu atletik, taekwondo, karate, balap sepeda, panahan, dan wushu. Sementara untuk empat cabang lainnya yakni panjat tebing, angkat besi, renang, dan menembak—pemilihan atlet dilakukan melalui seleksi daerah bekerja sama dengan pengurus cabang olahraga.

"Popda Kalbar 2025 diselenggarakan 22 hingga 26 Juni, berlokasi di beberapa venue seperti GOR Pangsuma, Stadion Sultan Syarif Abdurrahman, Lapangan Panahan, dan Sirkuit Balap Sepeda di kawasan Gelora Khatulistiwa," jelas Windy.

Ia juga mengungkapkan capaian pada ajang Popnas 2023 di Palembang, di mana Kalbar berhasil meraih 9 emas, 4 perak, dan 6 perunggu dari delapan cabang olahraga termasuk renang, atletik, angkat besi, dan pencak silat.

"Sementara itu, dalam ajang Pra Popnas Zona II di Solo tahun 2024, Kalbar berhasil meloloskan 35 atlet dan pelatih dari cabang beregu seperti basket, pencak silat, tinju, dan bulutangkis putri," imbuhnya.

Windy menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan wujud nyata komitmen Pemprov Kalbar bersama para pemangku kepentingan dalam membina dan mengembangkan atlet pelajar berbakat.

"Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan Popda Kalimantan Barat 2025. Semoga ajang ini menjadi batu loncatan menuju prestasi nasional dan internasional," pungkasnya. (mse)

Editor : Hanif
#ria norsan #gubernur kalbar #Popda KALBAR 2025 #potensi atlet #strategis #atlet muda #ajang