Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Gema Emas 2045, Inisiatif Gizi Pemuda Kalbar Menuju Level Nasional

Novantar Ramses Negara • Jumat, 4 Juli 2025 | 09:23 WIB
SEMINAR VIRTUAL: Sekda Kalbar Harisson mengikuti seminar virtual Proyek Perubahan Gema Emas 2045 dari Ruang Audio Visual Kantor Gubernur Kalbar, Rabu (2/7), didampingi Windy Prihastari.
SEMINAR VIRTUAL: Sekda Kalbar Harisson mengikuti seminar virtual Proyek Perubahan Gema Emas 2045 dari Ruang Audio Visual Kantor Gubernur Kalbar, Rabu (2/7), didampingi Windy Prihastari.

PONTIANAK POST — Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, dr. H. Harisson, M.Kes., menyatakan dukungan penuhnya terhadap inisiatif Gerakan Pemuda Sehat Menuju Indonesia Emas 2045 (Gema Emas 2045). Bahkan, ia mendorong program ini untuk diangkat menjadi kebijakan nasional. Dukungan tersebut disampaikan Harisson saat menghadiri Seminar Rancangan Proyek Perubahan peserta PKN Tingkat I Angkatan LXII Tahun 2025, yang digelar secara virtual dari Ruang Audio Visual Kantor Gubernur Kalbar, Rabu (2/7).

Sebagai mentor, Harisson mengapresiasi proyek perubahan yang digagas oleh Windy Prihastari, S.STP., M.Si, yang juga menjabat sebagai Kepala Disporapar Kalbar. Pasalnya gerakan ini berfokus pada peningkatan kesadaran gizi di kalangan pemuda demi menciptakan generasi sehat, aktif, dan cerdas menyambut Indonesia Emas 2045.

“Saya selaku Sekretaris Daerah sekaligus mentor sangat mendukung proyek perubahan ini. Saya berharap Gema Emas 2045 bisa berjalan lancar dan membawa manfaat nyata bagi pemuda di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Harisson menekankan pentingnya menyiapkan generasi muda sebagai SDM unggul masa depan bangsa. Ia menyoroti persoalan gizi sebagai salah satu tantangan besar yang masih dihadapi, terutama di daerah pedesaan dan perkotaan. “Permasalahan utama ada di sektor kesehatan, khususnya gizi. Di desa masih banyak anak dengan kondisi gizi buruk, sementara di kota justru muncul masalah obesitas akibat gaya hidup,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa kesadaran pemuda akan pentingnya hidup sehat masih rendah. Oleh karena itu, proyek ini diharapkan mampu mengedukasi dan mengubah pola pikir pemuda terhadap pentingnya nutrisi dan gaya hidup sehat. “Gaya hidup sangat memengaruhi kesehatan, kecerdasan, dan daya saing. Maka dari itu, pemuda harus sadar pentingnya pola makan dan aktivitas sehat,” tegas Harisson.

Sementara itu, Windy Prihastari menyampaikan bahwa Gema Emas 2045 dirancang sebagai gerakan inovatif yang mendorong kesadaran pemuda terhadap pentingnya hidup sehat sebagai fondasi Indonesia Emas 2045. “Melalui inovasi ini, kami ingin melahirkan kebijakan yang mengajak pemuda hidup sehat, aktif, dan cerdas,” ujar Windy. Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, proyek ini, kata dia, diharapkan menjadi model nasional dalam mencetak generasi muda berkualitas.  (mse)

Editor : Hanif
#harisson #GeMA #gizi #GEMA EMAS 2025 #program nasional #Pemuda #indonesia emas