PONTIANAK POST - Fase kepulangan jemaah haji Kalbar dari tanah suci ke tanah air memasuki tahap akhir. Sebanyak 368 orang yang tegabung dalam Kelompok terbang (kloter) 27 menjadi rombongan terakhir yang tiba Debarkasi Batam pada Kamis (10/7). Jemaah akan diterbangkan ke Pontianak pada Jumat (11/7) dengan dua kali penerbangan.
Sepuluh jemaah asal Pontianak dan 2 jemaah Kapuas dipulangkan lebih awal ke Pontianak pada Kamis (10/7). Selebihnya menginap satu malam di Asrama Haji Batam. Tidak semua jemaah haji yang pulang ke tanah air dalam keadaan sehat dan kuat untuk berjalan. Ada 10 jemaah yang menggunakan kursi roda.
Mereka didorong petugas kesehatan dan petugas daerah yang menyambut mereka di pintu kedatangan. Meskipun menggunakan kursi roda, tetap dapat melaksanakan ibadah haji dengan lancar.
Ketua Kloter 27 BTH, Samsu Alam menuturkan, rombongan ini terdiri dari jemaah asal Melawi 96 orang, Pontianak 38 orang, Landak 52 orang, Sanggau 2 orang, Bengkayang 58 orang dan Kapuas Hulu 131 orang serta dari Jambi 3 orang.
Menurutnya jemaah haji lengkap saat berangkat dan pulang. Kesabaran dan kekompakan jemaah menjadi modal utama sukses dan lancarnya pelaksanaan haji.
"Meski kami berbeda syarikah dan Daker, tetapi berkat kesabaran dan kelompok jemaah, Karom dan Karu, petugas kloter dari PHD dan Tim Kesehatan semuanya menjadi kenangan indah. Saya mohon maaf bila pelayanan kami ada yang kurang," kata Samsu Alam.
Suasana haru dan penuh syukur menyelimuti Asrama Haji Pontianak pada Kamis (10/7) saat 152 jemaah haji Kloter 26 asal Kota Pontianak tiba dengan selamat usai menunaikan ibadah haji.
Mereka turut didampingi oleh 1 orang dari KBIHU, 1 Petugas Haji Daerah (PHD), serta 1 orang Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI). Rombongan ini sebelumnya sempat transit dan menginap semalam di Debarkasi Batam.
Kedatangan para tamu Allah ini disambut langsung Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Kalbar, Mulyadi. Ia bersyukur dan apresiasi atas kembalinya para jemaah dalam keadaan sehat dan selamat. Mulyadi mengajak seluruh jemaah untuk menjaga kemabruran haji yang telah mereka raih.
"Pelihara kemabruran haji dengan memperkuat hubungan dengan sesama. Jaga silaturrahim, tingkatkan kepedulian sosial melalui infak dan sedekah, serta perkuat hubungan spiritual kepada Allah SWT dengan memperbanyak shalat berjamaah, zikir, dan membaca Al-Qur’an,” pesan Mulyadi dengan penuh semangat dan kekhusyukan.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam proses penyelenggaraan ibadah haji terdapat kekurangan atau hal-hal yang belum maksimal. Mulyadi berharap para jemaah dapat menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat dengan membawa semangat religiusitas dan kepedulian sosial sepulang dari Tanah Suci.
Setelah acara penyambutan, jemaah diperkenankan langsung pulang untuk berkumpul kembali dengan keluarga mereka yang telah menunggu sejak pagi di pintu masuk Asrama Haji. Pengambilan koper besar dilakukan dengan sistem tertib, yakni menunjukkan paspor kepada panitia dari PPIHD Kalbar.
Pada hari yang sama, jemaah asal Kabupaten Sintang menjadi rombongan terakhir yang tiba di Asrama Haji Pontianak. Kepulangan mereka pun disambut penuh suka cita dan kehangatan oleh keluarga dan kerabat yang telah lama menanti. Doa dan harapan mengiringi para jemaah agar ibadah mereka diterima Allah SWT serta membawa keberkahan bagi keluarga dan masyarakat. (mrd)
Editor : Hanif