Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Fase Pemulangan Jemaah Haji Kalbar Resmi Berakhir dengan Kedatangan Kloter 27

Wahyu Ismir Jartha Kusuma • Minggu, 13 Juli 2025 | 09:12 WIB
SAMBUT: Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menyambut kedatangan kloter 27 BTH di Asrama Haji Kalbar, Jalan Sutoyo, Pontianak, Jumat (11/7).
SAMBUT: Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menyambut kedatangan kloter 27 BTH di Asrama Haji Kalbar, Jalan Sutoyo, Pontianak, Jumat (11/7).

PONTIANAK POST - Fase pemulangan jemaah haji Kalimantan Barat berakhir. Tibanya rombongan kloter 27 BTH di Asrama Haji Pontianak menjadi penutup pelayanan haji dan disambut langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan, Jumat (11/7).

Jemaah ini berasal dari dua daerah, yakni Kabupaten Kapuas Hulu dan Kabupaten Bengkayang. Jumlah jemaah haji Kloter 27 yang berasal dari Kapuas Hulu tercatat sebanyak 132 orang, sementara dari Bengkayang berjumlah 58 orang. Secara keseluruhan, total jamaah dalam kloter ini mencapai 190 orang, sekaligus menutup rangkaian kepulangan haji tahun ini bagi Kalimantan Barat.

“Semoga Bapak dan Ibu jamaah yang baru tiba di tanah air ini menjadi Haji dan Hajjah yang mabrur. Atas nama Pemerintah Provinsi Kalbar dan seluruh masyarakat, kami ucapkan selamat datang kepada para jamaah Kloter 27 dari Kapuas Hulu dan Bengkayang. Selamat kembali ke tanah air, mudah-mudahan membawa pulang kemabruran,” tutur Norsan.

Norsan juga menyampaikan bahwa menurut Rasulullah, tidak ada balasan lain bagi haji yang mabrur selain surga dari Allah SWT.

“Tanda kemabruran itu bisa dilihat dari meningkatnya hubungan dengan Allah, yang sebelumnya mungkin masih lalai dalam salat, kini salat lima waktunya terjaga, bahkan menambah dengan Tahajud, Salat Fajar, dan Salat Tobat,” jelasnya.

Gubernur juga menegaskan bahwa indikator lain dari haji yang mabrur adalah meningkatnya hubungan sosial dan kepedulian terhadap sesama manusia (hablun minannas).

“Nilai sosialnya akan terlihat meningkat—sedekahnya lebih banyak, hubungan dengan sesama lebih baik. Semoga Bapak dan Ibu semua bisa meraih predikat haji yang mabrur. Selamat berkumpul kembali dengan keluarga. Jika ada yang masih mengalami batuk, mohon mengurangi interaksi sementara atau gunakan masker untuk menjaga kesehatan keluarga lainnya,” imbau Norsan.

Penyambutan kloter terakhir ini turut dihadiri Wakil Bupati Kapuas Hulu, Sukardi  perwakilan dari Bupati Bengkayang, anggota DPRD Kapuas Hulu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Sosial Linda Purnama, Inspektur Kalbar Marlina Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Kalbar Mulyadi, serta Kepala Kantor Wilayah Kemenag Kalbar, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kapuas Hulu dan Bengkayang, termasuk juga para petugas haji.

Di tempat terpisah, anggota DPRD Mempawah, Purnawati, SH mengapresiasi kinerja semua pihak yang telah memberikan pelayanan maksimal kepada jemaah haji hingga seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar.

"Alhamdulillah, kita bersyukur rombongan jemaah haji Kabupaten Mempawah telah berkumpul kembali bersama keluarga tercinta," ungkap Purnawati, belum lama ini.

Secara keseluruhan, Legislator PKB itu menilai penyelenggaraan ibadah haji berjalan dengan baik. Para petugas haji dapat melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya dengan maksimal hingga memberikan kenyamanan bagi jemaah selama menjalankan tahapan-tahapan ibadah di Tanah Suci.

"Atas nama pribadi, saya mengucapkan terima kasih kepada Petugas Haji Daerah (PHD) dan tim medis yang telah memberikan pendampingan dan pelayanan yang baik kepada para jemaah haji Kabupaten Mempawah," tuturnya.

Tak lupa, Wakil Rakyat Dapil Sungai Pinyuh-Anjongan ini juga memberikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Mempawah. Selain memberikan fasilitas pemberangkatan dan penjemputan, Pemkab Mempawah juga memberikan subsidi dengan menanggung biaya transportasi lokal bagi jemaah haji. Hal ini patut kita apresiasi dan kami ucapkan terima kasih kepada Pemkab Mempawah, Kemenag Mempawah beserta seluruh jajaran," tuturnya.

Plh Kabid PHU Kanwil Kemenag Kalbar, Kaharudin,bersyukur proses pemulangan enam kloter jemaah haji Kalbar tahun 2025 ini berjalan lancar.

“Alhamdulillah proses pemulangan jemaah haji yang sudah berlangsung sejak Minggu, 6 Juli hingga hari ini berjalan dengan lancar,” kata Kaharudin.

Kaharudin mengungkapkan, jumlah jemaah haji Kalbar yang diberangkatkan ke tanah suci sebanyak 2.505 jemaah. Jumlah petugas PPIH Kloter dan TKH (Tim Kesehatan Haji) berjumlah 24 petugas.

Jemaah Kalbar yang meninggal di Makkah berjumlah tujuh orang dan jemaah yang masih dirawat intensif di Rumah Sakit Arab Saudi (Madinah) ada 3 orang. Total jemaah haji Kalbar yang sudah tiba di Kalbar sejumlah 2.495 orang.

"Jemaah haji sudah kembali ke Kalbar. Kecuali, ada tujuh orang yang wafat di Makkah. Semoga ibadahnya diterima dan ditempatkan yang terbaik di sisi Allah SWT. Kemudian ada 3 jemaah Kalbar yang masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Madinah. Mereka akan terus dipantau oleh tim Kantor Urusan Haji. Kita doakan semoga lekas sembuh dan bisa segera kembali ke Tanah Air,” sambungnya.

Secara umum jemaah puas atas layanan yang diberikan, baik akomodasi, konsumsi dan transportasi termasuk layanan petugas. "Ada dinamika dalam penyelenggaraan, tapi kita bersyukur semua bisa diatasi dan diselesaikan," terangnya.

Atas lancar dan suksesnya penyelenggaraan haji tahun 1446/2025 ini, Kakanwil Kemenag Kalbar menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak, yang turut berkontribusi menyukseskan pelayanan tamu-tamu Allah tersebut.

"Bapak Kakanwil Kemenag Kalbar menyampaikan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada semua pihak, yang saling bersinergi menyukseskan pemberangkatan maupun pemulangan jemaah haji tahun ini. Semoga kerja ikhlas kita menjadi amal saleh yang pahalanya terus mengalir," katanya.

Kaharudin menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh jemaah yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji tahun 1446 H/2025 M. Ia berharap para jemaah menjadi haji yang mabrur dan mampu menjaga kemabrurannya dengan memperkuat hubungan vertikal dan horizontal.

"Menjadi haji mabrur tidak hanya cukup dengan menunaikan rukun haji, tetapi harus diwujudkan melalui perilaku yang mencerminkan habluminallah dan habluminannas dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.

Selain itu, Kaharudin juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh jemaah atas segala kekurangan atau kendala yang mungkin terjadi selama proses penyelenggaraan ibadah haji tahun ini, baik dari aspek layanan maupun teknis pelaksanaan.

Baca Juga: Mensos: 45 Persen Bansos PKH dan Sembako Diduga Tak Tepat Sasaran

"Penyambutan jemaah haji ini berlangsung tertib dan lancar dengan didukung koordinasi berbagai pihak, termasuk panitia daerah, petugas kesehatan, serta keluarga jemaah yang turut hadir menjemput," pungkasnya. (mse/wah/mrd)

Editor : Hanif
#ria norsan #berakhir #Gubernur Kalimantan Barat #fase pemulangan jamaah haji #pemulangan jamaah haji #kloter 27 #BTH