Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Disporapar Kalbar Gagas Gema Emas 2045, Dorong Pemuda Sehat dan Tangguh

Idil Aqsa Akbary • Senin, 14 Juli 2025 | 10:57 WIB
SEMINAR: Kepala Disporapar Kalbar Windy Prihastari saat mengikuti seminar PKN Tingkat I LAN RI secara daring.
SEMINAR: Kepala Disporapar Kalbar Windy Prihastari saat mengikuti seminar PKN Tingkat I LAN RI secara daring.

PONTIANAK POST – Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kalimantan Barat (Kalbar) Windy Prihastari, memaparkan proyek perubahan bertajuk Gerakan Pemuda Sehat Menuju Indonesia Emas 2045 (Gema Emas 2045). Proyek ini dipresentasikan dalam Seminar Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Tahun 2025 yang dilaksanakan secara daring.

Windy menjelaskan, Gema Emas 2045 bertujuan meningkatkan kesadaran nutrisi di kalangan pemuda serta mendorong gaya hidup sehat, aktif, dan cerdas. “Tujuan dari inovasi Gema Emas 2045 ini adalah menciptakan pemuda Indonesia yang sadar nutrisi, sehat aktif, dan cerdas menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, proyek perubahan ini diuji langsung oleh Inspektur Jenderal Kementerian PUPR, Dadang Rukmana. Windy juga didampingi oleh coach, Basseng, dan mentor, Sekretaris Daerah (Sekda) Kalbar, Harisson.

Ia menambahkan, gerakan ini menjadi langkah strategis dalam menyiapkan generasi muda unggul dan kompetitif menyambut masa keemasan demografi Indonesia.

“Dengan jangka panjang yang dirancang, inovasi ini dapat menjadi dasar untuk mengingatkan pemuda, khususnya di Kalbar, agar tumbuh dan berkembang secara optimal menyongsong Indonesia Emas 2045,” kata Windy.

Proyek Gema Emas 2045 dirancang untuk membentuk ekosistem pemuda yang tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga produktif, cerdas secara intelektual, serta siap menjadi penggerak kemajuan bangsa. Program ini diharapkan menghasilkan tenaga kerja berkualitas dan berdaya saing tinggi pada 2045.

Ruang lingkup proyek mencakup pembangunan komunikasi dan koordinasi dengan pemangku kepentingan, penyusunan kebijakan Gerakan Pemuda Sehat Menuju Indonesia Emas 2045, serta penyusunan modul panduan pelaksanaan.

Program ini juga menitikberatkan pada edukasi dan peningkatan pemahaman pemuda akan pentingnya gaya hidup sehat, pemanfaatan teknologi untuk mendukung edukasi, serta monitoring dan evaluasi implementasi di lapangan.

Proyek ini mendapat apresiasi dari Irjen Kementerian PUPR, Dadang Rukmana. Ia menilai Gema Emas sebagai program konkret yang mampu menerjemahkan arah kebijakan nasional menuju Indonesia Emas dalam bentuk aksi nyata di daerah.

“Program Indonesia Emas sudah masuk dalam RPJMN, tapi bentuk implementatifnya salah satunya ya ini, Gema Emas. Ini bukan sekadar dokumen perencanaan yang bersifat mengarahkan, tapi sudah menyentuh tataran how to,” ucap Dadang.

Menurutnya, proyek tersebut menunjukkan bagaimana kebijakan dapat langsung dieksekusi dan diterapkan di daerah. Ia bahkan mendorong agar inisiatif ini bisa diformalkan dalam bentuk regulasi daerah. “Ini sudah kebijakan dia. Tinggal dibungkus dalam bentuk peraturan gubernur di Kalbar. Yang seperti ini yang saya harapkan muncul di PIM 1,” tegasnya.

Gema Emas 2045 dinilai mampu mengisi ruang implementasi dari program besar nasional yang selama ini sering kali hanya berhenti pada tataran konsep. Dengan pendekatan edukasi nutrisi, promosi gaya hidup sehat, serta pemanfaatan teknologi informasi, proyek ini dinilai mampu menjangkau dan menggerakkan pemuda secara sistematis.

“Kalau sudah begini, tidak hanya menjawab arah pembangunan nasional, tapi juga menjadi solusi berbasis daerah yang dapat direplikasi,” pungkasnya. (bar)

Editor : Hanif
#harisson #Indonesia Emas 2045 #disporapar kalbar #Sekda Kalbar #Windy prihastari #Gerakan Pemuda