Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Kementerian UMKM dan Dinas KUKM Kalbar Gandeng Antam Gelar Workshop Business Mentoring

Hanif PP • Selasa, 15 Juli 2025 | 15:27 WIB
PEMAPARAN: Para pengusaha mikro, kecil, dan menengah di Kalbar menerima pemaparan materi dari Heriyadi dan Suherman pada sesi pertama workshop, dilanjutkan Paulus Ohio dan Vico Wijaya pada sesi kedua.
PEMAPARAN: Para pengusaha mikro, kecil, dan menengah di Kalbar menerima pemaparan materi dari Heriyadi dan Suherman pada sesi pertama workshop, dilanjutkan Paulus Ohio dan Vico Wijaya pada sesi kedua.

PONTIANAK POST - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah melalui Deputi Kewirausahaan bersama Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kalimantan Barat menggandeng PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menggelar Workshop Business Mentoring Challenge and Development di Theater 2 Gedung Konferensi Universitas Tanjungpura (Untan), Senin (2/6) siang. Kegiatan diikuti sekitar 100 pengusaha mikro, kecil, dan menengah di Kalbar.

Ini menjadi bagian tidak terpisahkan dari Entrepreneur Hub Terpadu Kalbar 2025 yang digagas Kementerian UMKM melalui Deputi Bidang Kewirausahaan. Entrepreneur Hub Terpadu Kalbar dibuka langsung Menteri UMKM Maman Abdurrahman ST di Auditorium Untan, Senin pagi. Lazada Indonesia, PIP, Untan, Bank Kalbar, BRI Pontianak, Antam, Pemprov Kalbar melalui Dinas KUKM, dan Grab Indonesia menjadi kolaborator kegiatan tersebut. Entrepreneur Hub Terpadu mengusung tema Entrepreneur Journey - Scalling Up.

“Kami mengapresiasi semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini. Hal ini memperlihatkan kita memiliki tujuan yang sama, mendorong tumbuhkembangnya wirausaha unggul yang memberikan dampak nyata bagi perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Maman, dalam sambutannya.

Momentum Entreprenuer Hub Terpadu menjadi titik awal penguatan ekosistem kewirausahaan yang berkelanjutan dan berdampak luas. Serta, bisa mendukung pertumbuhan ekonomi 8 persen yang dicanangkan Presiden Prabowo.

Gubernur Kalbar Ria Norsan menyampaikan, UMKM tulang punggung perekonomian Kalbar. Ada 1,2 juta unit UMKM dari berbagai sektor, mulai dari perdagangan, kerajinan, kuliner, hingga jasa yang tersebar di Kalbar. Dalam membantu UMKM di Kalbar, Pemprov telah mempermudah akses perizinan, pelatihan, dan pendampingan.

Dalam sambutannya, Rektor Untan Prof Dr Garuda Wiko SH MSi menyatakan, Untan berkomitmen penuh setiap tahap program Entrepeneur Hub Terpadu, mulai seleksi peserta, workshop, hingga pendampingan pengusaha mikro, kecil, dan menengah untuk tumbuh berkelanjutan.

Sementara itu, Workshop Business Mentoring menghadirkan empat narasumber. Antara lain: Heriyadi SE ME PhD Ketua Jurusan Manajemen FEB Untan, Suherman SE Koordinator PLUT Dinas Koperasi UKM Kalbar, Paulus Ohio MDs Founder and Creative Director Kalara Borneo, dan Vico Wijaya Owner Askara Coffee.

Heriyadi membawakan materi strategi brand UMKM, kenali brand mu, kuasai pasar mu. Suherman menyampaikan materi terkait legality UMKM, protect your brand and operations. Paulus membawakan materi Smart Financing UMKM. Sementara, materi Vico terkait marketing power and business network, kunci UMKM menembus pasar.

“Brand itu menyampaikan pesan, keistimewaan produk,” ujar Heriyadi. Ia menambahkan, pada satu titik, saat sudah terkenal dan sukses, sekedar nama brand saja sudah bisa bernilai uang. “Kita saat ini belum sampai ke situ,” katanya.

Menurutnya, penamaan brand akan lebih mudah jika berkaitan dengan produk yang dijual. Meskipun ada juga yang berhasil dengan nama tidak nyambung dengan jenis barang yang dijual, seperti Apple yang menjual produk elektronik. “Jangan sampai kita jualan parfum, tetapi nama brandnya kopi pancong,” ujarnya.

Terkait legalitas usaha, Suherman meminta para pengusaha mikro, kecil, dan menengah tidak terlena. Ia menekankan pentingnya legalitas usaha, termasuk P-IRT dan sertifikasi halal. “Brand sudah ada. Jangan terlena, legalitas juga harus diurus dengan baik,” katanya.

Disamping itu, kolaborasi dan sinergi antar stakeholder, seperti supporting dari Antam, Kementerian UMKM, dan Dinas Koperasi UKM Kalbar diharapkan memberikan penguatan business matching, sesuai tujuan Entreprenuer Hub Terpadu yang mendasarkan penguatan ekosistem usaha jejaring bisnis. (mde/ser)

Editor : Hanif
#ria norsan #mentoring #Antam #UMKM #kemenkop #Entrepreneuer #KUKM #pemprov kalbar