PONTIANAK POST - Gempa bumi dengan magnitudo 3,2 mengguncang wilayah Sanggau Kamis (17/7/2025) menambah deretan kejadian di tanah borneo ini.
Berdasarkan data BMKG Kalbar, kejadian gempa di Kalbar sejak Agustus 2011 hingga Juli 2025 tercatat sebanyak 28 kali dengan rincian tahun 2011 sebanyak 3 kali, tahun 2015 sebanyak 1 kali.
Selanjutnya pada tahun 2016 sebanyak 1 kali, tahun 2019 sebanyak 1 kali, tahun 2020 sebanyak 1 kali, tahun 2021 sebanyak 1 kali, tahun 2022 sebanyak 6 kali.
Pada tahun 2023 sebanyak 5 kali tahun 2024 sebanyak 8 kali dan tahun 2025 sebanyak 1 kali.
Koordinator Data dan Informasi BMKG Supadio, Sutikno mengatakan gempa yang terjadi di Sanggau ini tidak ada kaitannya dengan kejadian Gempa magnitudo (M) 7,3 yang melanda lepas pantai negara bagian Alaska. "Tidak ada kaitannya," katanya singkat Kamis (17/7).
Masyarakat di wilayah Kabupaten Sanggau dan sekitarnya diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi. (mrd)
Editor : Miftahul Khair